Proses Metamorfosis Katak

1 min read

tahapan Proses Metamorfosis Katak

Metamorfosis katak dapat memiliki sedikitnya tiga atau sebanyak tujuh tahap dalam siklus hidupnya. Beberapa sumber hanya akan mencakup tahap telur katak, berudu, dan katak dewasa sementara yang lain akan mencakup berudu dengan kaki depan, berudu dengan kaki belakang, dan katak dalam deskripsi tentang siklus kehidupan katak.

Namun sebenarnya empat tahap utama kehidupan katak umumnya dianggap telur, berudu, katak, dan dewasa. Metamorfosis sendiri adalah siklus hidup yang mengacu pada tahapan atau perubahan yang dilalui seekor binatang saat masih hidup.

Proses Metamorfosis Katak

Sebuah siklus hidup berulang (atau berputar dalam lingkaran) untuk setiap generasi kehidupan baru. Seperti apakah jenis metamorfosis yang akan dilalui oleh katak?

1. Bertelur

Jenis metamorfosis katak adalah hal-hal yang harus dilalui oleh seekor katak. Ada 4 jenis metamorfosis yang akan dilalui katak yang dimulai dari tahapan bertelur. Tergantung pada spesies katak, induknya dapat bertelur atau sebanyak 20.000 telur pada suatu waktu.

Nah, telur katak biasanya diletakkan di dekat air, beberapa di hutan hujan dan bisa bertelur di pohon sehingga embrio akan jatuh ke dalam air saat menetas.

Setelah katak betina meletakkan gumpalan telurnya, katak jantan akan melepaskan sperma pada telurnya untuk membuahi telur-telur tersebut.

2. Kecebong atau berudu

Tidak ada perbedaan nyata antara berudu dan kecebong karena keduanya hanyalah dua nama berbeda untuk katak yang baru menetas. Bayi katak ini lebih mirip ikan daripada katak dewasa karena tidak memiliki kaki dan hanya kepala dengan ekor panjang.

Kecebong pertama kali muncul dari telur, biasanya satu hingga tiga minggu setelah telur diletakkan. Kecebong hidup lebih seperti ikan daripada katak dewasa sejak memiliki insang yang memungkinkannya untuk bernapas di bawah air dan menghabiskan hari-hari untuk makan tanaman dan ganggang di dalam air.


Ada tiga tahap kehidupan kecebong. Tahap pertama adalah ketika makhluk itu tidak memiliki anggota badan dan hanya bernafas dengan insang.

Selama tahap kedua, kecebong mulai mengembangkan paru-paru dan telah mengembangkan kaki belakangnya yang memungkinkannya untuk melompat-lompat.

Semua perubahan ini terjadi hanya dalam 24 jam. Selama tahap ketiga, kecebong menumbuhkan kaki depan, tetapi ekornya masih panjang, yang mendefinisikannya sebagai kecebong.

3. Katak kecil

Ketika kaki katak telah sepenuhnya tumbuh, ekor akan mulai tumbuh lebih pendek pendek sampai hilang. Pada tahap ini, ia disebut katak muda dan hewan ini akan tinggal di air, tetapi tidak akan makan lagi karena mendapat semua nutrisi yang dibutuhkan dengan menyerap ekornya.

Ada juga perubahan di dalam katak. Kulit akan mulai tumbuh di atas insang katak. Gigi kecebong yang digunakan untuk merobek tanaman akan hilang, dan otot lidah akan berkembang untuk memungkinkan katak menangkap serangga.

Usus besar kecebong, yang pernah digunakan untuk mencerna alga dan tanaman akan menyusut agar lebih sesuai dengan diet berbasis dagingnya. Ketika ekornya benar-benar hilang, katak kecil akan melompat keluar dari air untuk pertama kalinya.

4. Katak dewasa

Setelah katak meninggalkan tubuh air, maka ia sudah menjadi adalah katak dewasa. Hewan ini akan bernapas secara eksklusif dengan paru-parunya dan mulai memakan serangga dan tanaman.

Rentang hidup katak bervariasi berdasarkan spesiesnya, tetapi biasanya menghabiskan beberapa tahun untuk tumbuh dengan ukuran besar sebelum bertelur lebih banyak dan memulai siklus lagi.

Pada umumnya tahapan metamorfosis katak memang terdiri dari empat tahapan tersebut, namun setidaknya ada sekitar beberapa spesies katak yang bereproduksi secara sangat berbeda dari kebanyakan dengan mengambil bagian dalam pemupukan internal.

Katak-katak ini melahirkan bukan bertelur. Wah, menarik sekali ya kalau bisa menemukan spesies katak yang berbeda dari yang lain?


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *