Pengertian Ideologi Fasisme dan Ciri-Cirinya

Setiap negara memiliki ideologi yang berbeda-beda, misalnya ideologi fasisme seperti yang akan kita bahas. Ideologi fasisme merupakan paham yang tidak memandang adanya hak individualis, karena setiap masyarakat bertindak sesuai dengan tujuan pemimpin.

Pengertian Dasar Negara / Ideologi Fasisme

Dalam setiap negara pasti memiliki sebuah ideologi, kata ideologi terdiri dari dua kata yaitu “idea” yang artinya gagasan, ide, visi, dan konsep. Dan kata “logi” dari bahasa yunani yaitu “logos” yang artinya pengetahuan, ilmu, pandangan, dan pemahaman. Jadi pengertian ideologi adalah pemikiran mengenai sebuah ide yang digunakan sebagai dasar dan hukum bagi suatu negara.

Baca juga : Pengertian Ideologi Liberalisme, Sosialisme, Komunisme, Fasisme, Fundamentalisme

Dari segi etimologi, Fascismo bermula dari bahasa latin yaitu “fasses”,yang berarti sekumpulan batang yang kemudian diikat pada kapak.

Secara istilah, fasisme merupakan paham yang menggunakan prinsip bahwa seorang pemimpin yang mempunyai kekuasaan penuh terhadap setiap keputusan tanpa pengecualian. Misi dari fasisme adalah membina setiap individu dan masyarakat untuk melakukan segala sesuatunya dengan seragam.

Sejarah Ideologi Fasisme

Paham fasisme muncul pertama kali karena adanya gerakan plitik eksploitasi yang terus meningkat di negara Italia setelah tahun 1919. Gerakan ini terjadi karena adanya reaksi peruahan sosial setelah Perang Dunia I.

Pada tahun 1922 pemerintahan Italia yang dipimpin oleh Benito Mussolini menggunakan fasisme sebagai ideologinya.

Lambang yang digakan oleh idelogi fasisme adalah tangkai-tangkai dari rerumpun yang diikat pada kapak, arti dari lambang ini adalah jika dia sendirian maka akan dengan mudah tumbang, tetapi jika kita kita menjadi satu maka akan sulit untuk dipatahkan.

Baca juga : Pengertian Ideologi Sosialisme Dan Ciri-Cirinya

Kemudian bermunculan negara-negara lain yang mengikuti ideologi ini seperti Jerman pada tahun 1933 dan Spanyol pada tahun 1939. Kemudian sehabis perang dunia ke-2, seluruh pemerintahan yang hadir di Amerika dan negara lain yang dideskripsikan sebagai fasis.


Meskipun terdapat pandangan seperti itu, Italia masih dianggap sebagai wakil fasisme yang mana pada waktu itu dipimpin oleh Mussolini serta Hitler (Nazisme) yang memimpin Jerman.

Adanya perang dunia ke-2 ditaksir karena adanya ideologi fasisme, namun karena adanya kekalahan dari negara-negara yang menggunakan ideologi ini, sehingga paham ini seakan-akan hilang, tetapi selama ada kondisi objektif yang membentuknya, maka ideologi ini akan tetap ada. Di bawah ini adalah tokoh dari fasisme.

Ciri-Ciri Ideologi Fasisme

Ideologi fasisme memiliki beberapa ciri-ciri, antara lain:

  1. Tidak adanya kebebasan serta kemerdekaan bagi individu.
  2. Pemerintah bersifat diktatorial dengan kekuasaan absolut dari pemimpin.
  3. Paham ini memiliki sistem pemerintahan dengan satu partai.
  4. Masyarakat dan negara digunakan untuk mencapai sebuah tujuan.
  5. Tidak mengakui adanya persamaan derajat antar manusia dan ada yang namanya orang yang diperintah dan memerintah.
  6. Dalam paham fasisme sangat membutuhkan adanya gerakan militer bagi suatu negara.

Kekurangan dan Kelebihan Ideologi Fasisme

Mari kita pahami kekurangan dan kelebihan yang ada dalam ideologi fasisme ini, karena pada dasarnya setiap ideologi memiliki kelebihan dan kekurangan.

Baca juga : Pengertian Ideologi Fundamentalisme dan Ciri-Cirinya

Kekurangan ideologi fasisme

Dibawah ini  akan kita bahas mengenai 5 kekurangan dari ideologi fasisme, yaitu:

  1. Setiap individu tidak memiliki keleluasaan dalam menentukan sesuatu.
  2. Rakyat diperlakukan dengan seenaknya dan selalu ditindas dengn tidak manuiawi.
  3. Rakyat patuh karena rasa ketakutan terhadap pemerintahan bukan karena rasa kecintannya terhadap negara.
  4. Kekuasaan berada ditangan pimpinan, karena negara dijalankan buka untuk kepentingan bersama, tetapi kepentingan kolektif.
  5. Dalam memimpin rakyat, pemerintah menggunakan kekerasan, pertumapahan darah,dan dengan agresif.

Kelebihan ideologi fasisme

Dibawah ini akan kita bahas adalah 6 kelebihan dari ideologi fasisme, yaitu:

  1. Dalam setiap memutuskan sesuatu bisa dengan cepat.
  2. Adanya pengawasan serta kedisiplinan yang tinggi dalam ideologi fasisime.
  3. Memiliki rasa persatuan nasional yang begitu kuat.
  4. Negara yang menggunakan ideologi ini akan lebih mudah dalam mengatur masyarakat karena tiap individu sama.
  5. Adanya semangat juang dari masyarakat demi membela negaranya.
  6. Dalam pemerintahan dikendalikan oleh ahlinya, sehingga sistem pemerintahan menjadi kuat.

Sifat Ideologi Fasisme

Ideologi fasisme mempunyai beberapa sifat yang perlu kita ketahui, antara lain:

  • Rasisme, adalah ideologi yang mempergunakan penggolonggan atau memisahkan golongan berdasarkan ciri fisiknya, contoh: warna kulit. Dalam golongan ini melalukan diskriminsasi terhadap agama, ras, suku, budaya maupun golongan untuk misi tertentu.
  • Militerisme, adalah pemerintahan yang diatari oleh jaminan keamanan oleh kekuatan militer. Mengakui bahwa perkembangan serta pertumbuhan militer merupakan sasaran yang paling penting dari masyarakat. Maka dari itu lebih mengutamakan kebijakan militer dari pada yang lainnya, dan orang yang terlibat dalam militer mendapatkan hak istimewa.
  • Ultra Nasionalis, adalah suatu perilaku untuk menumbuhkan suatu negara serta merendahkan negara lainnya. Sehingga akan memicu terjadinya pertengkaran dan peperangan antar negara.
  • Imperialisme, adalah suatu sistem politik dalam menguasai seluruh dunia dengan cara memaksa, guna kepentingan pribadi yang dirancang sebagai imperium (hak memerintah)nya.

Demikian artikel tentang pengertian fasisme dan ciri-cirinya yang perlu kita ketahui. Jangan lupa untuk memberikan komentar terbaikmu. Semoga bermanfaat.

Originally posted 2018-05-26 05:01:55.

Leave a Comment