Contoh Proposal Magang

Contoh proposal magang sekarang ini sudah banyak sekali dipublikasikan. Sehingga, untuk menemukannya pun bukanlah hal yang sulit.

Proposal sendiri merupakan dokumen yang di dalamnya berisi usul atau permohonan izin mengenai hal atau kegiatan yang akan dilaksanakan.

Ada beberapa macam jenis proposal, misalnya sana proposal kegiatan, proposal penelitian, proposal bisnis, proposal magang, dan banyak lainnya.

Proposal magang adalah dokumen yang di dalamnya terdapat rencana, program, atau proses kegiatan magang yang akan dilaksanakan. Penulisan proposal ini biasanya dilakukan oleh mahasiswa semester akhir yang sudah memenuhi syarat tertentu untuk mengikuti kegiatan magang.

Judul Proposal Magang

“PROPOSAL MAGANG KERJA di PT ARUM MANIS FOOD”

I. PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang

Magang kerja memiliki peran yang sangat penting terhadap peningkatan kualitas mutu lulusan program pendidikan.

Program magang merupakan perpaduan antara teori dengan praktik dan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengenal, mengetahui, dan menganalisis gejala-gejala dengan program studi atau jurusan yang diambil.

Dengan begitu, lulusan program pendidikan akan menjadi lebih siap ketika ke depannya benar-benar masuk ke dunia kerja.

Industri makanan yang sehat sangat penting untuk dikembangkan di masa sekarang ini. Apalagi, sekarang ini di pasaran sudah beredar banyak sekali makanan dalam kemasan yang tidak jelas informasi nilai gizinya.

Jika terus dibiarkan, maka hal tersebut akan berdampak pada kondisi kesehatan sekitar 9 miliar masyarakat dunia. Jika kondisi kesehatan masyarakat saat ini buruk, maka tentunya akan berdampak terhadap berbagai industri lainnya di masa mendatang.

Arum Manis Food dipilih sebagai lokasi magang karena telah terbukti selalu memproduksi makanan dan minuman dalam kemasan yang sehat dan berkualitas.

Perusahaan ini selalu memastikan bahwa seluruh bahan yang diolah adalah bahan pilihan dengan tetap mempertimbangkan kandungan gizi yang ada di dalamnya. Arum Manis Food juga menggunakan teknologi terkini dalam proses produksinya sehingga kebersihannya terjaga.

I.2 Tujuan Magang

Tujuan dari kegiatan magang ini adalah untuk menguji kesiapan mahasiswa dalam memasuki dunia kerja dengan cara melatih penguasaan berbagai keterampilan yang sesuai dengan standar yang diharapkan oleh dunia Industri.

Keterampilan yang dimaksud adalah termasuk keterampilan kerja, keterampilan industri, dan juga keterampilan relation. Adapun sasaran dari masing-masing keterampilan adalah sebagai berikut:

Sasaran Magang Kerja:

  • Mahasiswa dapat menjelaskan secara detail dan komprehensif mengenai bisnis yang dijalankan di tempat magang kerja.
  • Mahasiswa dapat mengidentifikasi atau menunjukkan sejumlah faktor kunci yang menentukan keberhasilan usaha di lokasinya melaksanakan program magang.
  • Mahasiswa dapat menyusun sebuah rencana untuk menyelesaikan masalah-masalah yang teridentifikasi di lokasi magang dengan tetap mengaplikasikan kemampuan berpikir secara sistematis, kritis, dan logis.

Sasaran Keterampilan Teknis:

  • Mahasiswa mampu mempersiapkan berbagai hal teknis yang diperlukan dalam melaksanakan aktivitas sesuai dengan kondisi lokasi magang kerja.
  • Mahasiswa mampu menjelaskan serta mempraktikkan aktivitas-aktivitas kerja sesuai dengan lokasi magang kerja.
  • Mahasiswa mampu menyusun laporan kerja berdasarkan aktivitas magang kerja yang telah dilaksanakan.

Sasaran Keterampilan Relation:

  • Mahasiswa mampu menerima informasi lengkap yang diberikan oleh pihak lokasi magang kerja, baik secara lisan maupun tulisan.
  • Mahasiswa dapat menyampaikan laporan magang dengan baik kepada pembimbing lapangan maupun kepada panitia magang kerja secara akurat.
  • Mahasiswa dapat menjalin hubungan kerja yang baik dan sehat dengan atasan atau pembimbing lapangan, panitia magang kerja, maupun rekan kerja dan tim magangnya.
  • Mahasiswa mampu membangun tim kerja yang solid, tangguh, dan dinamis.

II. METODE

II.1 Bentuk Penugasan (Task Assigment)

Berikut ini beberapa bentuk penugasan yang harus dipenuhi oleh setiap peserta magang.

  • Menjaga nama baik almamater dan lokasi magang kerja dengan baik.
  • Menjalin komunikasi yang baik dengan pihak perusahaan dan berusaha memperluas jaringan selama proses magang.
  • Mengaplikasikan ilmu yang sudah dipelajari selama perkuliahan dan dilanjutkan dengan melaksanakan penelitian secara mandiri.
  • Mengikuti seluruh tata tertib yang berlaku di tempat magang dan mematuhi aturan pihak perusahaan selama itu baik.
  • Menyelesaikan seluruh tugas termasuk yang sepele dan laporan dengan baik dan tepat waktu.

II.2 Waktu

Kegiatan magang akan dilaksanakan selama 2 bulan, terhitung mulai tanggal 1 Juli 2020 sampai 30 September 2020.

Namun, jika di kemudian hari terdapat perbedaan dengan pihak tempat magang kerja, maka kami akan melakukan penyesuaian. Kemudian jika penambahan waktu magang sekiranya dibutuhkan dan akan memberikan berbagai manfaat bagi mahasiswa, maka hal tersebut akan dilaksanakan.

II.3 Peserta

Peserta program magang berasal dari mahasiswa program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat FKM UI yang telah menempuh 110 SKS (yang sudah lulus)

II.4 Prosedur

III. RENCANA KEGIATAN KERJA

Dalam kegiatan ini terdapat beberapa kegiatan kerja yang akan dilaksanakan, antara lain:

  • Melakukan persiapan magang, termasuk di dalamnya memberikan pengarahan kepada seluruh peserta magang dan konsultasi dengan pembimbing lapangan.
  • Mempelajari sejarah, visi, misi dan profil PT. Arum Manis Food serta sarana dan prasarana yang dimiliki.
  • Melakukan kegiatan magang sesuai dengan arahan dari pihak kampus dan pihak lokasi magang kerja.
  • Melakukan konsultasi atau bimbingan dengan pembimbing lapangan dan dilanjutkan dengan penulisan laporan.

IV. DUKUNGAN FASILITAS

Penghargaan setinggi-tingginya disampaikan kepada pihak manajemen di lokasi magang kerja karena telah menyediakan beberapa fasilitas untuk memperlancar aktivitas magang kerja. Yang mana peserta magang kerja dapat menggunakan fasilitas transportasi (roda 2) milik perusahaan jika diperlukan.

V. LAIN-LAIN

Selain mendapatkan fasilitas transportasi, peserta magang kerja juga akan diberikan perlindungan asuransi kecelakaan yang di koordinir langsung oleh pengelola magang kerja.

VI. PENUTUP

Apabila terdapat hal-hal lain yang belum disebutkan di dalam proposal ini, maka hal tersebut akan dibahas atau disampaikan kepada pihak kampus dan pihak tempat magang kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Demikian atas perhatian, bantuan, dan kerja samanya diucapkan terima kasih.

Tips Menulis Proposal untuk Magang Kerja


Contoh proposal magang mungkin sangat diperlukan bagi orang-orang yang baru menjajaki dunia kerja atau misalnya masih berada dalam masa sekolah. Saat mengajukan magang ke perusahaan tertentu memang diperlukan proposal agar terlihat profesional dan meyakinkan.

Tanpa adanya proposal, pihak perusahaan tidak akan tahu seberapa layak kamu diterima di tempat tersebut dan tujuan apa yang ingin diperoleh dari perusahaan tersebut. Maka setiap calon perlu mengetahui bagaimana cara membuat proposal yang tepat.

Sama halnya seperti penulisan makalah, untuk membuat proposal magang juga perlu susunan yang sistematis.

Proposal juga dimulai dari pendahuluan yang membahas latar belakang magang dilakukan lalu pada akhirnya ditutup dengan beberapa hal yang mungkin perlu disampaikan sebagai mitra magang.

1. Pendahuluan

Sesuai dengan namanya, bagian ini berisi tentang pengantar atau alasan dibalik kegiatan magang dilakukan. Di dalamnya mencakup bagian latar belakang, tujuan, dan manfaat dilaksanakannya magang.

2. Latar Belakang

Di bagian latar belakang, para pelamar perlu menjelaskan apa saja peran penting dari kegiatan magang yang dilakukan. Bisa juga menyampaikan alasan dilakukannya kegiatan magang seperti meningkatkan kualitas lulusan, mempersiapkan mental kerja, dan menempa dalam bidang yang lebih tinggi.

Jangan lupa juga untuk menguraikan tentang pentingnya bidang yang dituju (perusahaan yang dilamar) bagi dunia kerja di masa mendatang. Kaitkan dengan kebutuhan zaman di masa sekarang, misalnya melamar di industri teknologi, maka sampaikan kebutuhan teknologi di masa mendatang.

3. Tentang Perusahaan

Banyak calon pemagang yang tidak memasukkan informasi mengenai perusahaan yang dituju. Padahal hal ini akan sangat membantu meningkatkan penilaian pribadi. Ceritakan secara singkat fakta-fakta bagus apa saja yang dimiliki oleh perusahaan.

Sampaikan betapa bagusnya kinerja yang ada di dalam perusahaan tersebut hingga kamu tertarik mengajukan proposal. Dengan begitu, pihak perusahaan akan merasa sangat dibutuhkan.

4. Tujuan Magang

Pada bagian tujuan, sampaikan poin-poin yang menjadi mendasari kamu mau melaksanakan magang di perusahaan tersebut. Jika di bagian latar belakang sudah disampaikan alasan secara mendetail, bagian ini cukup ringkas menjadi poin-poin padat.

Berhubung penulisannya menggunakan model poin-poin, pastikan isinya benar-benar padat dan jelas. Gunakan susunan kalimat yang benar agar pihak perusahaan yang membaca bisa langsung paham dan mengerti.

5. Metode

Setelah menyusun bagian pendahuluan, saatnya beralih menuju bagian metode yang merupakan pembahasan inti dari proposal. Pada bagian ini disampaikan semua hal-hal teknis ataupun prosedural secara terperinci.

A. Bentuk Penugasan

Biasanya, dalam bagian ini, pelamar bisa menyampaikan apa saja bentuk penugasan yang diharapkan. Tujuannya agar proses magang yang dilakukan dapat dimanfaatkan dengan se efektif mungkin. Bentuk penugasan harus dijelaskan secara mendetail, bisa menggunakan bentuk deskripsi atau dijelaskan melalui tabel.

Selain itu, lakukan juga analisis pekerjaan secara lebih spesifik bisa menggunakan opsi jabatan atau tanggung jawab yang diberikan. Dengan begitu setiap pelamar magang akan mampu menjalankan tugasnya sesuai jobdesk yang diberikan.

B. Waktu

Informasikan secara detail mengenai waktu magang dilaksanakan, baik itu secara tanggal ataupun rentang bulan. Penulisan tanggal yang lengkap akan sangat penting bagi perusahaan dalam mengatur waktunya.

Sering kali pihak perusahaan akan langsung menyetujui terkait waktu yang diajukan oleh para pelamar. Namun, bisa saja ada momen yang memungkinkan waktu pengajuan magang kamu tidak diterima karena perusahaan sedang menghadapi masalah tertentu.

C. Peserta

Peserta atau calon pelamar magang wajib menyertakan data diri sesuai dengan instansi yang dibawa. Misalnya saja seorang mahasiswa, maka perlu mencantumkan nama, NIM, semester, dan tahun ajaran. Kebanyakan orang yang mengajukan proposal magang biasanya berasal dari kalangan mahasiswa semester akhir.

D. Prosedur

Dalam contoh proposal magang perlu juga mencantumkan prosedur kegiatan saat sebelum sampai proses magang diakhiri. Prosedur dimulai dengan penyampaian proposal ke tempat lokasi magang dan membahas semua hal terkait teknis atau penugasan yang ada di tempat magang.

Lalu, pihak perusahaan akan memberikan pembekalan terkait apa saja hal-hal yang wajib dipahami ketika melaksanakan magang. Dalam hal ini, pihak yang sangat berperan penting adalah pembimbing di lapangan. Setiap pelamar bisa menuliskan mengenai pembekalan apa saja yang dibutuhkan, tetapi biasanya pihak perusahaan sudah pasti paham dengan hal ini.

Selain itu, sampaikan juga terkait kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan oleh pihak perusahaan. Seperti pemberian materi mingguan, monitoring mingguan, dan sebagainya. Dengan begitu, pelaksanaan magang bisa lebih efektif karena ada banyak ilmu yang bisa diperoleh dari perusahaan.

Prosedur yang terakhir adalah evaluasi membahas mengenai penilaian dari perusahaan terkait proses magang yang sudah dilakukan. Dalam hal ini evaluasi atau penilaian bisa dilakukan berdasarkan laporan kinerja mingguan, presentasi kerja, observasi yang dilakukan pembimbing, dan sebagainya.

6. Rencana Kerja

Penyusunan rencana kerja ini baru bisa dilakukan apabila pihak pelamar sudah mendatangi pihak perusahaan. Selanjutnya berdiskusi apa saja kegiatan yang nanti dilakukan saat proses magang. Pastikan menyusun rencana kerja dengan sangat detail dan menggunakan dukungan tabel.

7. Dukungan Fasilitas dan Lain-Lain

Pada bagian ini berisi mengenai apresiasi terkait fasilitas yang sudah disediakan pihak perusahaan. Nantinya, pihak perusahaan pasti akan memberikan beberapa fasilitas pada pemagang. Sehingga alangkah baiknya apabila dicantumkan juga perizinan dan rasa terima kasih atas fasilitas yang disediakan.

8. Penutup

Bagian penutup bisa berisi hal-hal yang mungkin belum dijelaskan di bagian pendahuluan hingga dukungan fasilitas. Kamu juga bisa mengisinya dengan harapan-harapan yang ingin dicapai selama proses magang.

Download Contoh Proposal Magang

Download DOC | Download PDF

Nah, itulah contoh proposal magang yang biasanya diajukan pada lembaga perusahaan tertentu. Sebenarnya, dalam membuat proposal magang tidak membutuhkan proses yang rumit. Serangkaian tahapan yang dicantumkan sudah sangat jelas dan mudah dipahami.

Leave a Comment