Pengertian Dasar Negara Menurut Ahli Dan Manfaatnya untuk Negara

Pengertian dasar negara menurut bahasa / etimologi yaitu memiliki dua kata, yaitu dasar dan negara. Dasar memiliki arti sebuah landasar, asas, aturan atau hal yang pokok, dan negara adalah sebuah organisasi yang terdiri dari daerah atau wilayah yang memiliki kekuasaa.

Dasar negara merupakan hal yang sangat penting bagi setiap negara, karena tanpa dasar negara, sebuah negara tidak akan mampu berkembang dengan baik.

Pengertian Dasar Negara Menurut Ahli

Di dalam negara Republik Indonesia menggunakan istilah dasar negara, tetapi negara lain menggunakan istilah yang hampir sama dengan itu, semisal Jerman (Weltanschauung), Belanda (Philosophis che grondslag), serta Inggris (Ideology).

Baca juga : 6 Fungsi Pokok Dasar Negara Secara Umum

Pengertian dasar negara menurut para ahli, antara lain sebagai berikut:

  • Karl Marx, menyatakan bahwa dasar negara adalah sebuah kedudukan yang memiliki kekuasaan untuk melakukan penindasan terhadap golongan lain.
  • George Jellinek, mendefinisikan pengertian dasar negara adalah suatu perkumpulan yang memiliki kekuatan terhadap sekelompok orang yang berdomisili di suatu wilayah.
  • J. Rousseau, menyatakan bahwa dasar negara adalah sebuah perangkat yang memiliki fungsi untuk menjaga kemerdekaan setiap individu serta ketertiban hidup masyarakatnya.
  • Robert M. Mac. Iver, mendefinisikan bahwa dasar negara adalah sistem asosiasi yang memiliki fungsi untuk melindungi serta menjaga ketertiban dalam masyarakat sesuai hukum yang berlaku dan pemerintahan menjalankannya dengan paksaan.
  • C. Wheare, menyatakan bahwa dasar negara merupakan sebuah sistem tatanegara yang digunakan pemerintahan dalam ¬†menjalankan negara yang mengandung aturan-aturan negara.
  • Tracy, mendefinisikan bahwa pengertian dasar negara adalah suatu sistem untuk melakukan perubahan di dalam pemerintahan dalam kehidupan masyarakat negara yang lebih baik.

Dari pengertian dari para ahli di atas, maka makna dasar negara adalah sebuah gagasan atau ide pemikiran mengenai pandangan dunia dan pandangan dalam bernegara yang digunakan sebagai hukum dasar dalam mengatur, memelihara, dan memakmurkan kehidupan bernegara.

Baca juga : Hubungan Dasar Negara dengan Pembukaan dan Pasal-Pasal UUD 1945


Di negara Indonesia istilah tersebut sering disebut sebagai ideologi. Menurut sebagian ahli ada beberapa pendapat mengenai ideologi, seperti menurut Adolf Heuken, berpendapat bahwa ideologi merupakan konsensus suatu warga negara mengenai nilai-nilai atau norma-norma dasar negara yang diwujudkan dengan mendirikan negara tersebut.

Dengan demikian ideologi merupakan konsensus menegai niai-nilai yang menjadi landasan atau dasar bagi seluruh masyarakat yang bernegara.

Dibawah ini ada beberapa contoh dalam penggunaan ideolog, antara lain sebagai berikut:

  1. Ideologi pancasila, digunakan oleh negara Indonesia.
  2. Ideologi komunisme, digunakan oleh negara Korea Utara dan RRC.
  3. Ideologi sosialisme, digunakan oleh negara-negara Eropa Timur dan Rusia (Uni Sovyet).
  4. Ideologi liberalisme,digunakan oleh negara Eropa barat dan Amerika Serikat.
  5. Ideologi fundamentalisme, digunakan oleh negara Arab Saudi, China, Jepang, Tibet, India, Israel, dan Roma.

Manfaat Dasar Negara

Ada beberapa manfaat dari adanya dasar negara bagi sebuah negara. Dimana dasar negara ini mampu memberikan pandangan serta tujuan bagi suatu negara. Manfaat tersebut antara lain sebagai beikut:

  1. Manfaat adanya dasar negara adalah sebagai dasar hidup dan pandangan untuk semua rakyat yang berdomisili disuatu daerah tertentu. Dengan adanya dasar negara, diharapkan masyarakat mampu tertata kehidupannya dan menggunakan norma-norma yang berlaku, sehingga masyarakat mampu hidup dengan teratur dan rukun.
  2. Kedua, dengan adanya dasar negara, sebuah negara mampu lebih terarah dan memiliki tujuan yang jelas dalam mengambil setiap keputusan.
  3. Selanjutnya, dasar negara bermanfaat sebagai dasar landasan sebagai ideologi bagi suatu negara.
  4. Dasar negara sebagai suatu pandangan kepribadian serta sebagai jiwa sebuah negara.
  5. Sebagai pandangan dan cita-cita dalam sebuah negara untuk mencapai sebuah tujuan negara serta mampu menyatukan masyarakat tersebut yang memiliki pemikiran yang berbeda-beda.

Dari penjelasan di atas mengenai makna dasar negara, yang perlu kita ketahui dan pahami bersama. Apabila ada pertanyaan atau kurang jelas, silahkan tulis komentar dibawah ini. Semoga bermanfaat.

Originally posted 2018-05-30 10:31:35.


Leave a Comment