Pengertian Ideologi

Definisi Umum Ideologi

Pengertian Ideologi adalah suatu kumpulan gagasan, ide-ide dasar, keyakinan dan kepercayaan yang bersifat sistematis, dengan tujuan dan arah yang ingin dicapai dalam kehidupan nasional dalam berbangsa dan bernegara.

Definisi Ideologi Menurut Bahasa

Arti kata ideologi berasal dari bahasa Inggris (idea) yang berarti konsep, gagasan, pengertian dasar, cita-cita. Sedangkan kata (logi) yang dalam bahasa Yunani (logos) memiliki arti ilmu atau pengetahuan. Secara Harfiah, makna Ideologi adalah pengetahuan tentang gagasan, ide, science of ideasatau ajaran tentang pengertian dasar.

Definisi Ideologi dalam pengertian sehari-hari (idea) yang artinya (cita-cita). Cita-cita yang dimaksud adalah yang bersifat tetap yang harus diwujudkan sehingga cita-cita yang bersifat tetap itu sekaligus merupakan pandangan, dasar, atau paham.

Baca juga : Pengertian Demokrasi, Sejarah, Prinsip, Ciri-Ciri, Kelebihan Dan Kekurangannya

Ideologi mencakup pengertian tentang ide, dasar, gagasan dan cita-cita. Ideologi bisa dianggap sebagai visi yang lebih luas, sebagai alat untuk memandang segala sesuatu. Ideologi adalah sebuah sistem pemikiran yang abstrak yang diterapkan pada masalah publik sehingga pembuat konsep ini dijadikan sebagai intisari politik.

Sejarah Singkat Ideologi

Pada mulanya, istilah (ideologi) dimaksudkan oleh penciptanya yaitu Destrut de Tracy (1796) dkk, sebagai (Ilmu ide) yang diharapkan bisa membawa perubahan dalam institusional, mulai dari pembaharuan atas sekolah-sekolah di prancis.

Tracy memberikan sebuah definisi ideologi merupakan suatu sistem ide, yang mencoba melepaskan diri dari sesuatu yang metafisis. Para ideolog dalam kurun waktu tertentu menikmati posisi sebagai pembuat kebijakan kelas II (ilmu moral dan politik) di Institut nasional.

Tetapi karena adanya pertentangan dengan napoleon, menyebabkan Napoleon Banaparte (seorang penuh mistik) berusaha untuk menghapus usaha-usaha pembaharuan tersebut dalam institut di tahun 1802-1803. Napoleon memecat anggota-anggotanya sebagai tukang khayal yang tak berguna dan menjadikan mereka bahan cemoohan.

Ideologi juga dapat diartikan sebagai sebuah seperangkat sistem dan tata nilai dari berbagai kesepakatan yang harus ditaati dalam kelompok sosial. Ideologi adalah motivasi bagi praksis sosial yang memberikan pembenaran dan mendorong suatu tindakan untuk menunjukkan bahwa kelompok sosial yang diyakininya mempunyai alasan untuk tetap ada.

Dalam sejarah peperangan sosial dan politik di dunia, ideologi juga sering mengorbankan ribuan bahkan jutaan nyawa demi memperjuangkan ideologi.

Baca juga : Pengertian Sistem Menurut Ahli, Unsur-Unsur, Ciri, Syarat, dan Jenisnya

Kemunculan tiga aliran besar ideologi di dunia yaitu kapitalisme, sosialisme-komunisme, dan fasisme serta perkembangan dari gerakan sosial dan pengetahuan yang diikuti oleh munculnya beberapa teori baru beserta prediksi-prediksi ilmiah yang memaksa menyeret wacana ideologi masuk dalam perbincangan hangat di kalangan para intelektual.

Tapi menjadi sedikit mustahil membincangkan ideologi dalam kerangka konseptualnya tanpa memahami bagaimana sejarah yang telah menyusunnya terlebih dahulu.

Definisi Ideologi Menurut Para Ahli

Berikut beberapa definisi ideologi menurut ahli yang dikemukakan oleh tokoh-tokoh kenegaraan.

a. Alfian

Menurut alfian pengertian ideologi merupakan suatu pandangan atau sistem nilai yang menyeluruh serta mendalam tentang bagaimana cara yang sebaiknya dilakukan, yaitu secara moral dianggap adil dan benar, mengatur tingkah laku bersama di berbagai segi dalam kehidupan.

b. C.C. Rodee

Pengertian ideologi menurut Rodee diartikan juga sebagai sekumpulan yang secara logis berkaitan dan mengindentifikasikan nilai yang memberi keabsahan bagi institusi dan pelakunya.

c. Ali Syariati P

Pengertian ideologi menurut Syariati merupakan ideologi sebagai keyakinan dan gagasan yang ditaati oleh suatu kelompok, suatu kelas sosial, suatu bangsa atau suatu ras.

Dari hasil beberapa pendapat para ahli tentang pengertian ideologi, dapat disimpulkan bahwa pengertian ideologi merupakan kumpulan gagasan, ide, keyakinan, yang menyeluruh dan sistematis, yang menyangkut berbagai bidang kehidupan manusia dalam kelompok, suatu kelas sosial, suatu bangsa atau suatu ras.

Macam-Macam Ideologi

Ada banyak jenis ideologi yang dianut oleh negara-negara di dunia. Ideologi tersebut antara lain:

1. Ideologi Liberalisme

Liberalisme dari bahasa latin yaitu dari kata (liberalis) yang memiliki arti bebas, merdeka, tak terikat dan tak tergantung.

Baca juga : Pengertian Otonomi Daerah Menurut Ahli dan Dasar Hukumnya

Kelebihan ideologi liberalisme :

  1. Setiap orang bebas untuk memiliki sumber daya produksi.
  2. Menghasilkan barang dengan mutu tinggi, karena barang yang kurang bermutu tidak akan laku dipasaran.
  3. Masyarakat dapat memilih partai politik secara bebas.

Kekurangan Ideologi Liberalisme :

  1. Sulit untuk melakukan pemerataan pendapatan.
  2. Pemilik sumber daya produksi sering mengeksploitasi golongan pekerja, sehingga yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin.
  3. Sering munculnya monopoli yang merugikan public.

Tokoh-tokoh Ideologi Liberalisme :

  1. John Locke (1632-1740)
  2. Adam Simth (1723-1790)

Negara yang Menganut Ideologi Liberalisme :

  1. Benua Amerika diantaranya Amerika Serikat, Argentina, Brazil, Kanada, Meksiko, Peru dan Uruguay.
  2. Benua Eropa diantaranya Australia, Belgia, Bulgaria, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Italia, Polandia, Portugis, Spanyol, dan Swedia.
  3. Benua Asia antara lain India, Iran, Israel, Jepang, Korea Selatan, Filiphina, Taiwan, Thailand, Turki, Myanmar, Kamboja, Hongkong, Malaysia, dan Singapura.
  4. Benua Afrika antara lain: Mesir, Afrika Selatan, Maroko, Zambia dan Zimbabwe.

2. Ideologi Komunisme

Komunisme adalah paham yang mendahulukan individu pemilik dan mengesampingkan buruh. Paham komunis menyatakan semua hal yang ada di suatu negara dikuasai secara mutlak oleh negara tersebut.

Kelebihan ideologi komunisme :

  1. Perekonomian sepenuhnya dipegang oleh pemerintah, maka pemerintah lebih mudah mengendalikan masalah ekonomi.
  2. Mudah melakukan distribusi pendapatan.
  3. Jarang terjadi krisis ekonomi.

Kekurangan ideologi komunisme :

  1. pers dijadikan alat propaganda oleh pemerintah untuk menyebarkan nilai komunis.
  2. Mematikan inisiatif individu maju.
  3. Sering terjadi monopoli yang merugikan public.
  4. Masyarakat tidak dapat memiliki kebebasan dalam memiliki sumber daya.

Tokoh-tokoh Ideologi Komunisme :

  1. Karl Marx (1818-1883)
  2. Frederich Engels (1820-1895)

Negara yang Menganut Ideologi Komunisme adalah Tiongkok, Vietnam, Korea Utara, Kuba, Laos.

3. Ideologi Sosialisme

Sosialisme merupakan paham yang menghendaki segala sesuatu harus diatur bersama-sama dan hasilnya dinikmati bersama-sama.

Kelebihan ideologi sosialisme :

  1. Rakyat hidup sejahtera karena tidak ada hak pribadi
  2. Luwes dalam hal perjuangan berbaikan nasib buruh secara bertahap

Kekurangan ideologi sosialisme :

  1. Demokrasi sosialis hanya terdapat satu partai politik saja
  2. Menghancurkan Ideologi komunisme
  3. Tidak menerima adanya politik politik yang

Tokoh-tokoh Ideologi Sosialisme :

  1. Karl Marx (1818-1883)
  2. Frederich Engels (1820-1895)

Negara yang Menganut Ideologi Sosialisme : Negara-negara di Eropa Barat, Kuba, dan Venezuela.

4. Ideologi Fasisme

Fasisme adalah Ideologi yang ingin melawan kaidah moralitas yang diturunkan kepada manusia melalui agama, dan menggantikannya dengan budaya yang rasis, haus darah dan kejam.

Kelebihan Ideologi Fasisme :

  1. Rasa kesatuan Nasional.
  2. Tingkat pengawasan dan kedisiplinan yang tinggi.
  3. Dapat mengambil keputusan pemerintah yang cepat.
  4. Pemerintahan dipegang oleh orang yang ahli.

Kekurangan Ideologi Fasisme :

  1. Rakyat dihadapkan dengan tekanan dan kekerasan.
  2. Rakyat diperintah dengan membuat mereka takut untuk menjadikan patuh.
  3. Kekuasaan negara hanya dipegang oleh partai yang berkuasa.

Tokoh-tokoh Ideologi Fasisme :

  1. Plato
  2. Charles Darwin

Negara yang Menganut Ideologi Fasisme adalah Italia (1922), Jerman tahun 1933, Spanyol 1936. Fasisme muncul di Italia dalam bentuk Benito Mussolini pada abad ke-20.

5. Ideologi Pancasila

Pancasila sebagai ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan tujuan segala sesuatu dalam bidang pemerintahan atau berhubungan dengan hidup kenegaraan harus dilandasi dalam titik tolaknya, dibatasi gerak pelaksanaannya, dan diarahkan mencapai tujuannya. Pancasila berisi nilai, gagasan, ide, atau pemikiran dasar yang baik oleh bangsa Indonesia.

Kelebihan ideologi Pancasila :

  1. Mencakup nilai-nilai positif yang diambil dari berbagai Ideologi-ideologi
  2. Menutup kelemahan dari Ideologi-ideologi yang bertentangan
  3. Ekonomi yang menyangkut hajat hidup masyarakat dikuasai oleh Pemerintah sehingga tidak mengorbankan rakyat
  4. Bersifat fleksibel artinya mengikuti perkembangan zaman

Kekurangan ideologi Pancasila :

  1. Dapat menimbulkan tafsir yang berbeda

Tokoh-tokoh ideologi Pancasila :

  1. Muhammad Yamin
  2. Dr. Soepomo
  3. Soekarno
  4. Negara yang Menganut Ideologi Pancasila

Indonesia merupakan satu-satunya negara yang menganut Ideologi Pancasila.

Semoga penjelasan tentang pengertian ideologi diatas bermanfaat dan bisa menjadi referensi pengetahuan dalam memahami ideologi. Sekian Terimakasih.

Originally posted 2018-08-05 05:15:54.


Leave a Comment