Contoh Proposal Pengajuan Dana

Proposal pengajuan dana adalah sebuah sarana dengan bentuk laporan rancangan kegiatan untuk mengajukan dana dalam suatu kegiatan, baik itu di lingkungan masyarakat, sekolah, hingga kegiatan kelembagaan negara.

Proposal ini bisa berlaku untuk setiap individu, organisasi, atau komunitas dalam menyukseskan kegiatan yang dilaksanakannya.

Proposal ini dibuat dengan tujuan supaya seseorang, lembaga ataupun perusahaan yang kamu tuju bisa lebih mempercayai kamu dan mengetahui secara pasti tentang kegiatan yang akan dilaksanakan, sehingga mereka mau memberikan sponsor atau bantuan dana dalam bentuk yang mereka mau.

Yang perlu kamu tahu adalah bagaimana penyusunan proposal pengajuan dana yang baik. Untuk itu, kamu bisa melihat beberapa poin penting yang harus ada dalam proposal seperti latar belakang, tujuan, hasil yang diharapkan, bentuk kegiatan, waktu kegiatan, anggaran dana, susunan panitia hingga bagian penutup.

Di bawah ini kamu bisa melihat salah satu contoh dari proposal untuk pengajuan dana sebuah kegiatan.

Judul Proposal Pengajuan Dana

Proposal Pengajuan Dana PROPOSAL KEGIATAN EDU FAIR 2014 SMA NEGERI 78 JAKARTA

A. Latar Belakang

Kegiatan Edu Fair merupakan kegiatan pameran pendidikan yang diadakan oleh sekolah dengan menampilkan jenis-jenis pendidikan baik yang berskala pendidikan menengah atau pendidikan tinggi.

Kegiatan Edu Fair ini berfungsi untuk menarik minat siswa yang nantinya akan terlihat di salah satu pendidikan yang ditawarkan. Seperti yang diadakan oleh SMAN 78 Jakarta. Edu Fair ini menampilkan berbagai macam jenis pendidikan tinggi dan lembaga yang mendukung terselenggaranya acara ini.

Dalam Edu Fair kali ini diharapkan siswa dan orang tua bisa menjadi peserta yang aktif sehingga bisa mendapatkan banyak informasi dari Lembaga Pendidikan Tinggi yang bisa diserap untuk kepentingan pendidikan lanjut anak-anaknya.

Lembaga Pendidikan Tinggi yang berasa dari Perguruan Tinggi Negeri maupun perguruan Tinggi Swasta yang dianggap favorit menjadi rujukan para siswa dan orang tua yang menginginkan pendidikan yang lebih baik.

Didasarkan pada hal tersebut di atas, maka SMA Negeri 78 Jakarta akan mengadakan sebuah kegiatan untuk para siswa dan Orang tua yaitu Edu Fair 2014 yang intinya menarik minat siswa agar bisa dan menginginkan menempuh pendidikan lanjutan ke salah satu Perguruan Tinggi yang ikut serta dalam acara tersebut setelah mereka lulus SMA nantinya.

B. Maksud dan Tujuan

Pelaksanaan kegiatan pendidikan berupa Edu Fair 2014 ini dimaksudkan untuk menumbuhkan semangat belajar dan menarik minat siswa untuk melanjutkan ke Lembaga Pendidikan Tinggi.

Tujuan umum dari terselenggaranya kegiatan Edu Fair tersebut adalah:

  1. Meningkatkan hubungan silaturahmi SMAN 78 Jakarta dengan beberapa Perguruan Tinggi yang terlibat
  2. Memberikan fasilitas dan memperluas akses mendapatkan informasi Perguruan Tinggi kepada siswa
  3. Mempromosikan program dan prestasi sekolah
  4. Memperluas akses informasi siswa dan masyarakat tentang Perguruan Tinggi

C. Sasaran dan Target

Sasaran kegiatan ini adalah siswa dan siswi SMA Negeri 78 Jakarta beserta orang tuanya.

Untuk target dari diadakannya Edu Fair ini adalah agar setelah mengikuti kegiatan ini, siswa dan orang tua memiliki pandangan dan tertarik untuk terus melanjutkan pendidikan mereka hingga ke perguruan tinggi dan memiliki semangat belajar yang lebih besar.

D. Bentuk Kegiatan

Kegiatan akan semakin menarik ketika dikemas dengan bentuk kegiatan yang disukai dan menarik minat siswa, terutama ketika kegiatan tersebut targetnya adalah para siswa, maka dalam kegiatan Edu Fair 2014 ini membentuk kegiatannya dengan rangkaian acara berikut

  1. Pameran Pendidikan
  2. Seminar pendidikan

E. Waktu dan Tempat Kegiatan

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 18 dan 19 Desember 2014 yang bertempat di Aula dan Lapangan SMA Negeri 78 Jakarta, Jalan Bhakti IV/1 komplek Pajak, Kemanggisan, Jakarta Barat.

F. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan Edu Fair 2014 yang akan dilaksanakan oleh SMA Negeri 78 Jakarta dalam 2 hari dengan kegiatan

  1. Pameran Pendidikan yang akan dilaksanakan pada tanggal 18 Desember 2014, dan
  2. Seminar Pendidikan sebagai acara puncak dari Edu Fair 2014 ini dilaksanakan pada tanggal 19 Desember 2014.

G. Strategi Kegiatan

  1. Rapat pembentukan Panitia Edu Fair
  2. Pendaftaran dan Pendataan Peserta Edu fair
  3. Pelaksanaan Kegiatan Edu Fair

H. Stand

Harga setiap Stand yang disediakan sebesar Rp2.000.000,- (dua juta rupiah) untuk 2 hari.

I. Anggaran Dana

1. Pemasukan
a. Iuran Peserta Edu Fair (30 stand)
Perguruan Tinggi Negeri 5 stand
Perguruan Tinggi swasta (dalam dan luar negeri) 25 stand
: Rp. 50.000.000
b. Dana Sponsorship : Rp. 12.800.000
Jumlah : Rp. 62.800.000
2. Pengeluaran
a. Biaya Administrasi : Rp. 2.000.000
b. Pembuatan Spanduk (4 buah) : Rp. 2.000.000
c. Pembuatan Stand Pameran : Rp. 6.000.000
d. Konsumsi Peserta Edu Fair
(30 x 20 x Rp50.000 x 2 hari)
: Rp. 6.000.000
e. Konsumsi Panitia Edu Fair
Orang x 2 hari x Rp. 100.000)
: Rp. 4.400.000
f. Konsumsi Pembimbing Akademik
(34 orang x 2 hari x Rp. 50.000)
: Rp. 3.400.000
g. Sewa panggung dan tenda : Rp. 12.000.000
h. Dokumentasi Foto dan Film : Rp. 2.000.000
i. Pembicara Seminar Pendidikan
4 orang pakar Perguruan Tinggi x Rp. 3.000.000
: Rp. 12.000.000
j. Biaya keamanan dan kebersihan : Rp. 2.000.000
k. Humas dan Publikasi : Rp. 11.000.000
Jumlah : Rp. 62.000.000

J. Susunan Panitia

Pelaksanaan kegiatan Edu Fair 2014 ini dilakukan oleh segenap pengurus dan guru-guru dari SMA Negeri 78 Jakarta serta didukung oleh berbagai pihak lembaga pendidikan tinggi yang bersangkutan dengan susunan panitia sebagai berikut:

  • Penanggung Jawab: Kepala SMA Negeri 78 Jakarta Drs. Sonny Juhersoni, M. Pd
  • Ketua: Sumarna, M. Pd
  • Wakil Ketua: Drs. Ridnan Wargiyanti
  • Sekretaris: Ir. Suparyadi, M. Ikom
  • Bendahara: Dra. Th. Mudjiani
  • Seksi-seksi:
    1. Sarana dan Prasarana
      • Hj. Nurisna Mulyati
      • Dra. Hening P., M. Si
      • Drs. Warto
    2. Kesiswaan
      • Agus Sudrajat
      • Zainudin, S.H
      • Dra. Rahmi Hidayati
    3. Acara seminar
      • Edy Suprapto
      • Dra. Hj. Siti Nurjanah
      • Sri Ardhani Titisari, S.Pd
      • Drs. Triyono, M.Si
    4. Informasi dan Pendataan Peserta
      • Dra. Nuzul Huda
      • Drs. H. eko Marda S
    5. Pendamping Peserta Seminar
      • Dra. Hj. Tatiek Winarti
      • Dra. Hj. Rita Helena
    6. Penghubung Pembicara: Dewi Indiani
    7. Kesekretariatan: Asep Iwan Kurniawan, S.Pd

K. Penutup

Demikian proposal yang kami buat, kami berharap dapat menjadi bahan acuan dan kerangka dasar demi terselenggaranya kegiatan Edu Fair oleh SMA Negeri 78 Jakarta, sekaligus menjadi bahan pertimbangan bagi Bapak/Ibu/Saudara/i untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Atas perhatian dan bantuannya kamu ucapkan terima kasih

Tips Menyusun Proposal Pengajuan Dana Biar Disetujui

Proposal ini dibuat dengan tujuan supaya seseorang, lembaga ataupun perusahaan yang kamu tuju bisa lebih mempercayai kamu dan mengetahui secara pasti tentang kegiatan yang akan dilaksanakan. Dengan begitu, mereka mau memberikan sponsor atau bantuan dana dalam bentuk yang mereka mau.

Yang perlu kamu tahu adalah bagaimana penyusunan proposal pengajuan dana yang baik. Untuk itu, kamu bisa melihat beberapa poin penting yang harus ada dalam proposal pada penjelasan contoh proposal pengajuan dana berikut ini

Dalam proposal pengajuan dana, ada beberapa bagian yang perlu kamu susun dengan baik. Proposal ini juga harus sesuai dengan bagaimana rancangan acara yang akan kamu laksanakan. Beberapa contoh bagian yang perlu ada dalam proposal pengajuan dana ini meliputi

1. Judul dengan Nama Kegiatan

Penentuan judul dalam proposal merupakan bagian penting, yang mana ketika kamu mengajukan proposal ini kepada seseorang, lembaga atau instansi lainnya hal pertama yang sering kali ditanyakan adalah terkait acara apa yang akan kamu laksanakan.

Judul proposal harus direncanakan dengan matang serta menarik tetapi harus tetap sesuai dengan acara yang akan kamu selenggarakan.

Judul yang menarik bisa memudahkan kamu mendapat persetujuan dari proposal yang kamu ajukan. Tips untuk judul proposal kamu dengan topic-topik menarik bagi calon donatur yang membaca proposal tersebut.

Contoh judul dengan nama kegiatan seperti “Proposal Kegiatan Edu Fair 2019 SMA Negeri 12 Jakarta”, “Proposal Kegiatan Sekolah Pekan Olah Raga dan Seni (PORSENI) 2017” atau yang lainnya.

2. Latar Belakang


Bagian selanjutnya adalah latar belakang. Di sini kamu perlu untuk menjelaskan tentang kegiatan apa yang akan kamu laksanakan dengan jelas, mengapa kamu melaksanakan kegiatan ini, apa manfaat yang akan kamu peroleh setelah mengikuti acara ini dan lain sebagainya. Proposal yang baik adalah yang bisa menuliskan latar belakang dengan benar, yaitu dengan menulisnya secara tepat dan jelas.

Selain itu, kamu juga bisa menambahkan faktor apa saja yang berpengaruh dalam acara tersebut. semakin tepat alasan yang kamu sampaikan, maka peluang proposal kamu diterima akan semakin besar pula. Jadi, penyusunan latar belakang ini harus jelas dan detail.

3. Maksud dan Tujuan

Isi dari bagian ini adalah menjelaskan tujuan dari acara yang akan dilaksanakan untuk memperkuat keyakinan mereka terkait acara yang diajukan.

Hal ini didasarkan pada semua kegiatan yang akan dilakukan sudah pasti memiliki tujuan yang ingin dicapai. Secara umum, tujuan ini memiliki empat kategori, yaitu dalam bidang kebudayaan, hiburan, acara pribadi dan lembaga atau organisasi.

4. Konsep dan Tema Kegiatan

Konsep merupakan penjelasan terkait ide penyelenggaraan acara yang akan dilaksanakan. Pada bagian konsep inilah kamu menjelaskan tentang rancangan kegiatan sebuah acara. Pembuatan konsep ini harus jelas dan juga menarik, agar pihak-pihak terkait tertarik untuk membantu dalam masalah dana yang kamu alami.

Untuk tema ini mewakili apa yang penyelenggara inginkan atau hasil yang akan diperoleh setelah terlaksananya acara tersebut. Tema dibuat dengan kata-kata yang menarik, dan biasanya pemilihan kata dalam penyusunan tema lebih puitis.

5. Sasaran dan Target Kegiatan

Bagian ini menjelaskan tentang siapa saja yang akan terlibat menjadi peserta dalam acara yang akan kamu laksanakan. Misalnya kegiatan yang akan kamu laksanakan adalah kegiatan PORSENI di SMA Negeri 12 Jakarta, maka sasaran dari kegiatan tersebut adalah siswa dan siswi SMA Negeri 12 Jakarta.

6. Waktu, Tempat dan Jadwal Kegiatan

Waktu dan tempat kegiatan merupakan dua hal penting saat akan melaksanakan kegiatan. Bagian ini harus ditulis secara jelas dan lengkap untuk menghindari kekeliruan nantinya.

Dalam penyusunan jadwal kegiatan ini yang harus kamu cantumkan adalah mulai dari pembukaan acara hingga penutupan acara. Kegiatan apa saja yang akan dilaksanakan harus disusun secara jelas dan sesuai dengan apa yang akan dijalankan.

Untuk jadwal kegiatan ini sendiri biasanya akan dicantumkan pada bagian lampiran, sebagai penguat bahwa acara tersebut benar-benar sudah dirancang dengan baik, dan donator yakin untuk membatu acara tersebut.

7. Anggaran Dana yang Diperlukan

Bagian terpenting dalam proposal pengajuan dana adalah pada bagian ini. Di bagian dana ini, kamu bisa merinci apa saja barang dan juga sesuatu hal yang diperlukan ketika acara. Kamu bisa menuliskan kebutuhan yang diperlukan dengan spesifikasi harga tertentu.

Kamu juga perlu untuk menuliskan dari mana saja dana yang sudah masuk untuk kegiatan tersebut, kemudian diakumulasikan sehingga menghasilkan selisih antara pemasukan dan pengeluaran.

Di proposal, selisih antara pemasukan dan pengeluaran akan lebih besar pengeluarannya, sehingga acara yang akan terlaksana ini memang benar-benar membutuhkan dana tambahan untuk kesuksesan acaranya.

8. Panitia

Bagian ini menuliskan susunan kepanitiaan dalam acara tersebut, disertai dengan organisasi apa yang menaungi mereka.

Kepanitiaan yang terstruktur akan semakin membuat calon donatur percaya dan mau untuk membantu dalam masalah dana kebutuhan. Ada beberapa proposal yang menuliskan susunan kepanitiaan keseluruhan diletakkan pada bagian lampiran-lampiran, dan hal ini memang diperbolehkan.

9. Penutup

Sebenarnya tidak ada perbedaan bagian penutup proposal pengajuan dana dengan jenis proposal lainnya. Yang membuatnya berbeda hanya pada isi, yaitu mengenai harapan terkait dukungan dari pihak yang diajukan proposal agar acara atau kegiatan yang akan diselenggarakan ini dapat berjalan dengan lancar, sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

Bagian penutup ini berisikan harapan bahwa kamu dan panitia pelaksana lainnya mendapatkan bantuan dari yang diserahi proposal ini. Dan pastinya yang paling terakhir adalah ucapan terima kasih.

10. Lampiran-lampiran

Lampiran ini melengkapi dari beberapa data yang memang belum dituliskan pada bagian utama proposal. Lampiran ini sengaja diletakkan pada bagian lampiran untuk kemudahan penulisan serta lebih rapi dan mudah dipahami oleh pembaca proposal.

Yang biasanya menggunakan lampiran adalah pada jadwal kegiatan, susunan kepanitiaan, anggaran dana yang diperlukan, denah tempat acara jika diperlukan.

11. Penyusunan Anggaran Dana

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa bagian penting dari proposal pengajuan dana ada pada bagian anggaran dana yang dibutuhkan. Menyusun anggaran dana ini memang sedikit ribet karena kamu benar-benar harus memikirkan apa saja yang akan dibutuhkan serta estimasi biayanya.

Koordinasi yang baik antar panitia bisa sangat memudahkan pekerjaan penyusunan dana ini. seperti ketika setiap seksi kepanitiaan menyusun rancangan anggaran biaya (RAB) masing-masing sehingga apa saja yang diperlukan bisa tercatat dengan rinci. Kemudian tugas dari sekretaris pelaksanaan adalah menerima semua RAB yang telah dibuat masing-masing seksi kepanitiaan dan menjadikan satu.

Di sini, kamu juga perlu untuk mencantumkan dana utama dari kegiatan tersebut. Misalnya dana berasal dari pembayaran peserta acara, uang kas organisasi atau yang lainnya dengan nominal yang belum bisa menutupi semua kebutuhan dalam pelaksanaan acara. Semua kebutuhan ini bisa dilihat dari akumulasi RAB yang telah dibuat sebelumnya.

12. Desain Proposal

Proposal yang dibuat apa adanya akan menjadikannya kurang menarik untuk dibaca oleh pihak-pihak terkait. Jadi, desain dalam pembuatan proposal merupakan salah satu hal yang sangat penting. Dalam sebuah proposal yang baik, biasanya akan melampirkan desain acaranya juga.

Desain acara ini berkaitan dengan tata ruang, layar, banner, penempatan logo sponsor pendukung dan lain sebagainya. Jadi, proposal harus memiliki dengan yang baik, menarik dan tidak berantakan.

Beberapa catatan penting yang benar-benar harus kamu perhatikan adalah ketika menentukan judul, menyusun latar belakang proposal, merancang isi proposal, dan penutup.

Download Contoh Proposal Pengajuan Dana

Download DOC | Download PDF

Penyusunan sebuah proposal tidaklah sulit ketika kamu sudah memahami bagaimana cara penyusunan serta mengikuti tahapan-tahapan dengan benar. Kamu hanya perlu untuk mengisi semua hal yang diperlukan dengan teliti sebelum menyerahkannya kepada pihak terkait.

Nah di atas sudah dijelaskan ulasan mengenai contoh proposal pengajuan dana dan bagian-bagian penting yang harus ada. Semoga dapat bermanfaat dan juga membantu kamu yang masih bingung dalam penyusunan proposal pengajuan dana untuk kelancaran suatu acara.


Leave a Comment