Pengertian Tabel Periodik Beserta Keterangan dan Sifatnya

Tabel periodik merupakan salah satu tabel yang sangat dibutuhkan dalam ilmu kimia. Dalam ilmu kimia, sangat erat dengan  unsur kimia yang merupakan zat kimia yang dapat diubah menjadi zat yang kecil.

Unsur kimia juga dapat diartikan sebagai zat yang tidak bisa dibagi dengan menggunakan metode kimia yang biasa digunakan.

Dalam ilmu kimia terdapat 118 unsur yang dapat dilihat melalui tabel periodik yang diakui secara internasional. namun dalam hal ini, masih terdapat kemungkinan adanya penemuan baru tentang unsur-unsur kimia tersebut.

Pengertian Tabel Periodik

tabel periodik unsur lengkap
sumber wikipedia

Tabel periodik merupakan tabel yang menampilkan berbagai unsur kimia. Unsur-unsur tersebut disusun berdasarkan nomor atom yaitu jumlah proton yang terdapat di dalam inti atom, keberulangan sifat kimia dan konfigurasi elektron.

Tabel periodik dibagi menjadi empat blok yaitu blok –s, -d, -p dan –f, namun pada umumnya dibagi menjadi satu periode atau garis. Pada tabel sebelah kiri menampilkan unsur-unsur yang bersifat logam, dan sifat non logam pada sebelah kanan.

Ciri-ciri Unsur Logam

  1. Bersifat padat, yaitu dapat dibentuk atau ditempa
  2. Unsur bersifat konduktor, yaitu dapat menghantarkan panas
  3. Memiliki kerapatan yang tinggi.

Ciri-ciri Unsur Non Logam

  1. Bersifat rapuh
  2. Unsur-unsur bersifat isolator
  3. Memiliki kerapatan unsur yang rendah.

Keterangan Tabel Periodik Unsur

Berikut ini merupakan keterangan unsur kimia secara lengkap di tabel periodik.

No Atom Unsur Kimia Simbol
1. Hidrogen H
2. Helium He
3. Beryllium Be
4. Boron B
5. Lithium Li
6. Carbon C
7. Oxygen O
8. Nitrogen N
9. Fluorine F
10. Sodium Na
11. Neon Ne
12. Magnesium Mg
13. Silicon Si
14. Alumunium AL
15. Phosphorus P
16. Sulfur S
17. Argon Ar
18. Chlorine Cl
19. Potassium K
20. Calcium Ca
21 Scandium Sc
22. vanadium V
23. Titanium T
24. Chromium Cr
25. Manganese Mn
26. Cobalt Co
27. Iron Fe
28. nickel Ni
29. Zinc Zn
30. Copper Cu
31. Gallium Ga
32. Germanium Ge
33. Gallium Ga
34. Arsenic As
35. Selenium Se
36. Bromine Br
37. Rubidium Rb
38. Strontium Sr
39. Yttrium Y
40. Zorconium Zr
41. niobium Nb
42 molybdenum Mo
43 technetium Tc
44 ruthenium Ru
45 rhodium Rh
46 palladium Pd
47 silver Ag
48 cadmium Cd
49. Tin Sn
50. Indim In
51 antimony Sb
52 tellurium Te
53 iodine I
54 xenon Xe
55 cesium Cs
56. lanthanum La
57. Barium Ba
58 cerium Ce
59 praseodymium Pr
60 neodymium Nd
61 promethium Pm
62 samarium Sm
63. Gadolinium Gd
64. Europium Eu
65 terbium Tb
66 dysprosium Dy
67 holmium Ho
68 erbium Er
69 thulium Tm
70 ytterbium Yb
71. Hafnium Hf
72. Lutetium Lu
73 tantalum Ta
74 tungsten W
75 rhenium Re
76 osmium Os
77. Platinum Ir
78. Iridium Ir
79 gold Au
80 mercury Hg
81 thallium Tl
82 lead Pb
83. Polonium Po
84. Bismuth Bi
85 astatine At
86 radon Rn
87 francium Fr
88 radium Ra
89. Thorium Th
90. Actinium Ac
91 protactinium Pa
92 uranium U
93 neptunium Np
94 plutonium Pu
95. Curium Cm
96. Americium Am
97 berkelium Bk
98 californium Cf
99 einsteinium Es
100 fermium Fm
101. Nobelium No
102. Mendelevium Md
103 lawrencium Lr
104 rutherfordium Rf
105 dubnium Db
106 seaborgium Sg
107. Hassium Hs
108. Bohrium Bh
109 meitnerium Mt
110 Darmstadtium Ds
111 Roentgenium Rg
112 Copernicium Cn
113. Ununquadium Uuq
114. Ununtrium Uut
115 Ununpentium Uup
116 Ununhexium Uuh
117 Ununseptium Uus
118 Ununoctium Uuo

Unsur Sistem Periodik

  1. Golongan IA (Logam Alkali), termasuk logam lunak seperti karet penghapus dan bisa diiris menggunakan pisau serta memiliki massa jenis yang ringan.
  2. Golongan IIA (logam alkali tanah), termasuk logam aktif dan hanya dapat dibakar di udara saat dipanaskan. Biasanya digunakan sebagai obat maag untuk obat kesehatan.
  3. Golongan VIIA (Halogen), merupakan kelompok unsur non logam yang reaktif.
  4. Golongan VIIIA (Gas Mulia), unsur kimia yang sulit bereaksi dengan unsur lain.
  5. Golongan B (Unsur Transisi), unsur yang ada pada bagian tengah sistem periodik, yaitu golongan tambahan atau golongan B.

Sifat Periodik Unsur


Sifat periodik unsur merupakan sifat yang memiliki hubungan dengan letak unsur pada sistem periodik.  Sifat tersebut berulang dan berubah secara periodik sesuai dengan perubahan nomor atom serta konfigurasi elektron.

1. Jari-jari Atom

Jari-jari atom adalah jarak elektron terluar ke dalam inti atom serta menunjukkan ukuran suatu atom. Jari-jari atom sulit diukur sehingga diukur dengan jarak inti antara dua atom yang berkaitan.

2. Energi ionisasi

Energi ionisasi merupakan energi yang digunakan untuk melepaskan elektron dari atom.

3. Keelektronegatifan

Keelektronegatifan merupakan kemampuan atom untuk menarik elektron dari atom lain.

4. Sifat Logam

Sifat logam dalam tabel periodik semakin kebawah semakin bertambah, sedangkan semakin kekanan semakin berkurang.

5. Kereaktifan

Reaktif adalah mudah bereaksi sehingga semakin kebawah logam semakin reaktif karena mudah melepaskan elektron.

6. Afinitas Elektron

Afinitas elektron adalah energi yang dibebaskan atau diserap jika suatu atom menerima elektron.

Penjelasan tentang tabel periodik diatas sangat membantu bagi anda yang sedang belajar tentang unsur-unsur kimia. Bagi anda yang belum mengetahui apa itu tabel periodik, semoga informasi diatas dapat bermanfaat.

Originally posted 2020-03-23 07:57:10.


Leave a Comment