Definisi Umum Sosiologi

Pengertian sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang seluk beluk hidup bermasyarakat. Sosiologi disebut sebut juga sebagai ilmu pengetahuan tentang perkawanan dan pertemanan yang diperluas cakupannya menjadi sekelompok manusia yang hidup bersama dalam suatu wilayah tertentu dan disebut sebagai masyarakat. Istilah sosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu socius yang mempunyai makna yaitu kawan dan logos yang artinya ilmu.

Definisi Sosiologi Menurut Ahli

Pengertian sosiologi menurut ahli (sosiolog) bernama Pitirim A. Sorokin, sosiologi merupakan suatu cabang ilmu yang mempelajari suatu hubungan dan juga pengaruh timbal balik diantara berbagai macam gejala sosial bik itu agama, moral, ekonomi, hukum, dan keluarga serta gejala sosial lainnya.

Hubungan dan penagruh timbal balik antar gejala sosial dan gejala nonsosial tersebut dapat berupa geografis, biologis, dan lain sebagainya yang menjadi sebuah ciri umum dari semua jenis gejala sosial yang lainnya.

Pokok Bahasan Sosiologi

Pokok bahasan dalam sosiologi ada 4, yaitu :

1. Khayalan sosiologis

Khayalan sosiologis adalah sebuah cara memahami tentang apa yang terjadi di maysarakat ataupun yang terjadi dalam tubuh seorang manusia. melalui khayalan sosiologis, anda akan mampu memahami sejarah masyarakat, riwayat hidup pribadi dan hubungan diantara keduanya. Alat untuk memperoleh khayalan sosiologis ini adalah permasalahan dan isu.

2. Realitas sosial

Realitas sosial ialah ungkapan tabir yang menjadi realitas tidak terduga oleh seorang sosiolog dengan mengikuti aturan ilmiah dan melakukan pembuktian ilmiah pula.

3. Fakta sosial

Fakta sosial menjadi sebuah cara bertindak, berpikir, dan juga berperasaan yang berada di luar individu dan mempunyai suatu kekuatan yang sifatnya memaksa dan juga mengendalikan individu yang bersangkutan.

4. Tindakan sosial

Tindakan sosial adalah sebuah tindakan yang dilakuan dengan terlebih dulu mempertimbangkan perilaku orang lain.

Ciri-ciri Sosiologi

Menurut Harry M. Johnson, ciri-ciri dari ilmu sosiologi diantaranya adalah :

  1. Teoritis, yang selalu berusaha untuk menyusun abstraksi dari sebuah observasi konkret.
  2. Empiris, karena berdasarkan dari suatu pengamatan dan observasi melalui akal sehat yang hasilnya adalah tentu dan tidak menduga duga ataupun spekulasi.
  3. Non etis, pembahasan suatu masalah dalam sosiologi tidak menyoal tentang baik dan buruk, namun bertujuan untuk menjelaskan secara mendalam.
  4. Kumulatif, ilmu sosiologi disusun melalui sebuah teori yang sudah ada kemudian diperbaiki dan juga diperlluas sehingga teori yang lama semakin diperkuat.

Hakikat Sosiologi

Hakikat sosiologi sebagai sebuah cabang ilmu pengetahuan adalah :

  1. Sosiologi adalah ilmu pengetahuan murni dan dalam perkembangannya akan menjadi ilmu pengetahuan terapan.
  2. Sosiologi adalah ilmu kategori, bukan ilmu normatif karena membatasi diri pada apa yang terjadi, bukan apa yang seharusnya terjadi.
  3. Sosiologi bertujuan menghasilkan pengertian dan juga pola-pola umum serta mencari berbagai prinsp dan hukum umum dalam interaksi sesama manusia, sifat, hakikat, isi, bentuk, dan struktur masyarakat manusia.
  4. Sosiologi adalah ilmu pengetahuan abstrak, bukan ilmu pengetahuan konkrit yang artinya fokus utama dari ilmu sosiologi adalah bentuk dan pola peristiwa dalam masyarakat secara menyeluruh, bukan hanya suatu peristiwa yang berdiri sendiri.
  5. Sosiologi adalah suatu ilmu pengetahuan umum yang artinya bahwa ilmu sosiologi mempunyai gejala-gejala umum yang terdapat dalam setiap interaksi antar umat manusia.
  6. Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang sifatnya empiris dan rasional berkaitan dengan metode yang digunakan.
  7. Sosiologi adalah ilmu sosial dan bukan merupakan ilmu pengetahuan alam ataupun ilmu pengetahuan pasti, karena apa yang dipelajari adalah gejala-gejala dalam bidang kemasyarakatan.

Kegunaan Sosiologi

Keberadaan sosiologi di masyarakat mempunyai beberapa kegunaan yaitu :

1. Untuk penelitian

Melalui penelitian dan penyelidikan sosiolgis, diharapkan dapat diperoleh perencanaan sosial yang efektif guna pemecahan masalah sosial yang tuntas.

2. Untuk pembangunan

Untuk memberikan suatu data sosial yang senantiasa dibutuhkan dalam setiap tahapan sosial, baik itu perencanaan, pelaksanaan, penelitian, dan juga pembangunan.

Objek Sosiologi

Sebagai sebuah ilmu pengetahuan, sosiologi tentunya mempunyai dan menentukan adanya beberapa obyek, yaitu :

1. Formal

Objek formal, berupa hubungan manusia dengan manusia yang lainnya dalam berbagai macam proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat.

2. Material

Objek material, berupa kehidupan sosial, berbagai gejala sekaligus proses hubungan antar manusia yang berpengaruh dalam suatu kesatuan manusia yang bersangkutan.

3. Agama

Objek agama, objek ini dapat memicu munculnya suatu hubungan sosial di masyarakat dan banyak hal maupun dampak yang berpengaaruh pada hubungan antar sesama manusia dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara serta bermasyarakat.

4. Budaya

Objek budaya, dimana objek ini mempunyai pengaruh dalam hubungannya dengan objek lainnya yang saling berkaitan.

Ruang Lingkup Kajian Sosiologi

Sosiologi sebagai sebuah cabang ilmu pengetahuan senantiasa mengkaji lebih dalam mengenai keterkaitannya dengan berbagai bidang lainnya dengan cara yang cukup bervariasi. Beberapa aspek yang dipakai oleh seorang sosiolog dalam mengkaji dan mengamati fenomena sosial yang menjadi sasarannya juga bermacam macam.

Hampir semua macam gejala sosial baik itu di kota maupun di desa menjadi ruang kajian yang digunakan oleh ilmu sosiologi yang tentunya diteliti menggunakan metode ilmiah. Ruang lingkup sosiologi sendiri pada dasarnya lebih luas dibandingkan dengan ruang lingkup ilmu sosial lainnya.

Hal ini dikarenakan, ilmu sosiologi mencakup semua jenis interaksi sosial yang berlangsung antar individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan juga kelompok dengan kelompok dalam suatu lingkungan masyarakat. Adapun ruang lingkup kajian ilmu sosiologi jika dirinci lebih mendalam menjadi :

  1. Ekonomi berikut kegiatan usahanya yang mempunyai suatu hubungan dengan proses produksi, distrubusi, dan juga penggunaan sumber-sumber kekayaan alam dan sumber daya alam.
  2. Persoalan mengenai sejarah yang berhubungan dengan catatan kronologis seperti halnya usaha kegiatan manusia berikut prestasinya yang tercatat.
  3. Masalah yang terkait dengan manajemen, yaitu para pihak yang membuat suatu kajian yang mempunyai kaitan dengan apa yang dialami oleh warganya.

Ilmu sosiologi akan berusaha menggabungkan beberapa macam data dari berbagai macam cabang ilmu pengetahuan sebagai dasar bagi penelitian yang dilakukannya.

Maka dari itu, sosiologi juga dapat dihubungakan dengan kegiatan sejarah, sepanjang kejadian tersebut memberi suatu keterangan dan uraian akan proses berlangsungnya kehidupan suatu kelompok tertentu atau beberapa peristiwa yang dalam perjalanan sejarahnya berdampak dan terkait dengan sekelompok manusia.

Contoh Sosiologi

Pembahasan dalam ilmu sosiologi, dapat dicontohkan sebagai berikut. Dalam membahas riwayat suatu negara, maka akan dipelajari pula tentang latar belakang terbentuknya suatu negara, faktor dan prinsip yang digunakan oleh negara sampai dengan perjalanan negara yang bersangkutan di masa mendatang.

Sosiologi akan menumbuhkan semua lingkungan dan kebiasaan yang dialami oleh manusia sepanjang kenyataannya yang ada dalam kehidupan manusia yang bersangkutan dan berpengaruh pada pembentukan pengalaman yang dirasakan oleh manusia tersebut berikut setiap tahap proses yang dilaluinya.

Selama kelompok manusia tersebut masih ada, maka selama itu pula akan terbentuk suatu standar, cara, mekanisme, masalah, dan berbagai perkembangan sifat dari kelompok yang bersangkutan.

Cari Artikel di Sini