Definisi Umum Marketing

Pengertian pemasaran secara umum yaitu suatu kegiatan dari sebuah bisnis perorangan atau kelompok yang berawal dari proses menciptakan, menyampaikan hingga menawarkannya kepada pelanggan ataupun klien.

Pemasaran ini telah dilakukan pada peradaban Yunani dan Romawi kuno. Namun pada abad ke 18, mulai dikembangkannya konsep – konsep pemasaran yang lebih modern.

Ketahuilah bahwa ada beberapa penemuan dari para ilmuan yang memperkanalkan teknologi dan ilmu pengetahuan yang lebih kompleks. Hingga pada saat ini, muncul berbagai macam knovasi yang kreatif sehingga produknya lebih cepat dikenal banyak orang.

Inovasi tersebut dilakukan oleh semua kalangan produsen, baik perusahan, restoran, hingga kalangan pedagang angkringan.

Definisi Marketing Menurut Para Ahli

Beberapa para ahli juga turut andil dalam menjabarkan arti kata pemasaran. Definisi pemasaran menurut para ahli antara lain :

a. William J Stanton

Pemasaran merupakan sistem menyeluruh dari suatu bisnis yang ditujukan sebagai perencanaan, penentuan harga, promosi dan distribusi hasil barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan dari pembeli, baik yang potensial maupun yang bukan.

Baca juga : Pengertian Bisnis, Manfaat, Tujuan dan Jenis-Jenisnya

b. Kotler

Definisi pemasaran adalah proses sosial dan manajerial dari individu ataupun kelompok untuk mendapat sesuatu sesuai dengan kebutuhan melalui proses menciptakan, menawarkan dan menukarlan produk dan jasa yang berguna untuk pihak lain.

c. Swasta

Definisi dari pemasaran merupakan sebuah usaha untuk memuaskan suatu kebutuhan antara pembeli dan penjual.

d. Basu dan Hani

Pengertian pemasaran merupakan sistem dari kegiatan usaha untuk merencanakan, menentukan harga yang tepat, mempromosikan dan mendistribusikan barang atau jasa yang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan para pembeli, baik yang potensial ataupun bukan.

Dari definisi pemasaran menurut para ahli, disimpulkan bahwa makna pemasaran ialah sebuah kegiatan pokok atau primer dari suatu perusahaan barang atau jasa yang bertujuan untuk mempertahankan kelangsungan dari usahnya tersebut.

Baca juga : Pengertian Uang Menurut Ahli, Sejarah, Fungsi, dan Syarat

Proses Pemasaran

Proses pemasaranan bisa dimulai dari mengetahui apa yang diinginkan oleh masyarakat. Tujuan dari pemasaran antara lain adalah :

  1. Masyarakat ataupun konsumen dapat mengetahui secara menyeluruh produk yang dihasilkan oleh perusahaan dan perusahaan bisa menyediakan permintaan masyarakat atau konsumen dari produk yang dihasilkannya.
  2. Perusahaan bisa menjelaskan secara menyeluruh kegiatan yang bisa berhubungan dengan pemasarannya. Kegiatan pemasaran tersebut meliputi berbagai kegiatan perusahaan, komunikasi yang terjadi antara perusahaan dengan konsumen dan juga pengiriman produk dari perusahaan sampai ke konsumen dengan cepat dan pasti.
  3. Bisa mengenal dan juga memahami konsumen yang beragam sifatnya sehingga produk yang dikeluarkannya bisa cocok dengan konsumen dan juga dapat laku lancar di pasaran.

Pada dasarnya kegiatan pemasaran tersebut berkaitan dengan koordinasi dari beberapa kegiatan perbisnisan. Strategi pemasaran bisa dipengaruhi oleh faktor mikro dan juga faktor makro.

Faktor mikro adalah perantara pemasaran, pesaing, pemasok dan juga masyarakat yang menjadi calon konsumen. Faktor makro adalah ekonomi atau demografi, teknologi, sosial, budaya, politik dan juga hukum.

Faktor-Faktor dalam Pemasaran

Hal yang perlu diperhatikan dalam hal pemasaran untuk penjual antara lain adalah tempat penjualan yang strategis, produk yang memiliki mutu tinggi, promosi yang sangat banyak ataupun yang gencar dan juga harga yang bisa bersaing dengan produk lainnya. Dari sudut konsumen harus melihat biaya yang dikeluarkan konsumen, kebutuhan dan keinginan konsumen, kenyamanan konsumen dan juga komunikasi yang lancar dengan konsumen.

Dari uraian diatas, pembuatan produk maupun jasa yang banyak di inginkan konsumen harus menjadi titik fokus kegiatan ataupun perencanaan dalam sebuah perusahaan. Pemasaran yang berkelanjutan harus mempunyai koordinasi yang baik dengan bagian lainnya tidak hanya pada bagian pemasaran saja, sehingga bisa menciptakan perkembangan dalam melakukan pemasaran.

Konsep Pemasaran

Tujuan dari konsep hampir sama dengan konsep penjualan. Tetapi pada konsep pemasaran menekankan pada pelayanan konsumen. Dalam konsep pemasaran, terdapat 3 buah faktor yang harus diperhatikan, yaitu :

  1. Kegiatan dan perencaan pemasaran dari perusahaan harus berorientasi dan mementingkan kepuasan konsumen.
  2. Volume penjualan yang menjadi tujuan utama, harus dapat membuat kelangsungan usaha dari perusahaan tersebut dalam jangka panjang.
  3. Seluruh kegiatan pemasaran dari sebuah perusahaan harus bersifat organitif dan terorganisir dengan efektif dan efisien.

Konsep pemasaran tersebut berdasarkan dari sebuah falsafah penjualan. Inti dari falsafah tersebut adalah memproduksi barang atau jasa, kemudian berusaha menyakinkan konsumen untuk membelinya.

Jadi sebuah perusahaan harus mengetahui keinginan dari konsumen tentang apa yang dibutuhkannya. Lalu memproduksi produk tersebut supaya bisa memenuhi dan memuaskan kebutuhan dari konsumen.

Konsep pemasaran ini merupakan dasar utama untuk menentukan strategi pemasaran berikutnya. Ini adalah langkah yang sangat tepat untuk memberi kalangsungan pada sebuah bisnis.

Sehingga bisnis bukan hanya sekedar menjual suatu produk semata, namun juga harus memperhatikan dan mempertimbangkan beberapa aspek. Khususnya pada sebuah bisnis angkringan yang membutuhkan konsep dan strategi pemasaran yang cukup matang.

Jadi, pada intinya adalah proses untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan seseorang itulah yang bisa menjadi konsep dalam pemasaran. Pemasaran bisa dimulai dari pemenuhan produk, penetapan harga produk, pengiriman baangnya dan juga promosi barang tersebut. orang yang bekerja pada bidang pemasaran dapat dikatakan sebagai pemasar.

Pemasar yang baik adalah yang memiliki pengetahuan dalam konsep dan juga memiliki pengetahuan dalam pemasaran agar kegiatan memasarkan barangnya dapat tercapai sesuai kebutuhan dan juga keinginan seseorang terutama konsumen yang akan dituju.

Strategi Pemasaran Bisnis Angkringan

Suatu bisnis kecil atau angkringan tidak bisa diremehkan begitu saja. Dalam sebuah kasus, banyak yang gagal dalam bisnis angkringan ini. Faktor utama dari kegagalan tersebut adalah kurangnya strategi dan mengesampingkan beberapa hal yang justru dapat merugiakan.

Supaya bisnis angkringan dapat memenuhi kelangsungan dalam jangka panjang, harus memperhatikan strategi pemasaran berikut ini :

a. Lokasi

Lokasi dari stan angkringan, sebaiknya berada di pusat keramaian seperti alon – alon, pasar dan pusat perbelanjaan lainnya. Yang lebih penting dari lokasi angkringan adalah hindari berjualan di depan rumah. Walaupun bisnis angkringan hanya usaha sampingan, namun juga perlu memperkenalkan produk kepada publik.

Ini yang membedakan bisnis angkingan dan bisnis rumahan. Jika bisnis rumahan para produsenlah yang gencar memperkenalkan produknya di media sosial. Sedangkan bisnis angkringan, konsumenlah yang gencar membagikan postingan dari apa yang mereka beli. Itulah fungsi dari promosi melalui media sosial yang seharusnya.

b. Konsep Angkringan

Sebelum menentukan konsep angkringan, sebaiknya perhatikan terlebih dahulu kondisi dari lokasi bisnis angkringan. Melakukan inovasi dari bisnis angkringan memang sangat baik. Namun jika terdapat perbedaan yang mencolok dari angkringan lain akan menimbulkan persaingan yang tidak sehat.

c. Menu

Menu merupakan hal terpenting dari sebuah bisnis angkringan. Tips memilih menu makanan dari bisnis angkringan hanya ada dua pilihan, yaitu makanan yang sedang viral dan membuat atau mengadopsi menu baru. Untuk pilihan menu yang sedang viral, sangat mudah untuk didapatkan.

Sedangkan untuk menu baru, bisa melakukan berbagai macam inovasi dari makanan tradisional. Dengan melakukan inovasi dari makanan tradisional, setidaknya dapat melestarikan makanan tradisional yang semakin langka. Hal ini juga menyita perhatian dari restoran hingga beberapa angkringan yang menyediakan menu tradisional.

Baca juga : Pengertian Bank Secara Umum, Jenis-Jenis dan Fungsinya

Selain itu juga bisa mengadopsi menu makanan dari luar Indonesia. Saat ini thai food menyita perhatian untuk diadopsi di beberapa tempat kuliner. Contoh dari thai food adalah manggo sticky rice, thai tea, pancake manggo dan manggo thai.

d. Harga Dan Laba Penjualan

Harga menjadi faktor utama dari sebuah bisnis. Untuk harga pada bisnis angkringan tentunya cukup terjangkau. Namun sebaiknya tidak memasang tarif harga yang cukup rendah untuk sebuah bisnis angkringan.

Penentuan harga dari bisnis angkringan tentu harus mempertimbangkan laba yang harus diperoleh untuk satu porsi makanan. Bisnis makanan memang sangat mudah untuk menghasilkan laba dalam persentase yang sangat tinggi. Untuk jumlah laba minimal penjualan yang ideal adalah 20% dari modal.

e. Tempat

Untuk tempat dari bisnis angkringan, tidaklah begitu menguras tenaga dan biaya prmosi. Lokasi di tempat yang sangat strategis, membuat konsumen bisa melihat apa yang dijual dan ada yang sebagian mampir untuk mencobanya. Jika mendapat respon positif, konsumen juga merekomendasikan melalui media sosial.

Tempat dari sebuah bisnis angkringan adalah membuat banner yang cukup menarik. Untuk tampilan dari angkringan juga sebaiknya didesain agar tampak lebih memiliki nilai estetika.

Dari desain tempat angkringan, sebaiknya tempat yang sederhana. Hal ini bertujuan hanya untuk tidak mengesampingkan ciri khas dari angkringan. Tempat ideal dari angkringan adalah sebuah tempat sederhana, namun bisa melengkapi kebutuhan dari konsumen.

f. Kebersihan

Kebersihan merupakan faktor yang paling utama di sebuah tempat kuliner. Walaupun di lokasi telah disediakan jasa kebersihan, bukan berarti kebersihan menjadi tanggung jawab dari layanan kebersihan.

Namun pemilik angkringan harus mengutamakan kebersihan di dalam maupun di luar angkringan. Dengan tempat yang bersih, akan membuat konsumen menjadi nyaman berada di angkringan tersebut.

Itulah strategi dari pemasaran untuk bisnis angkringan. Sebuah bisnis bukan hanya mengutamakan laba akan bisnis tersebut. Tetapi juga harus memahami pengertian pemasaran supaya bisa mencapai target yang telah ditentukan. Selain itu, juga harus mengutamakan pelayanan ramah dan sopan terhadap konsumen tanpa terkecuali.

Cari Artikel di Sini