Nilai-nilai pancasila menjadi landasan pokok bagi warga negara Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai pada setiap sila pancasila merupakan sesuatu yang bermutu dan berharga serta dapat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. Setiap perilaku harus selalu berpedoman pada nilai yang terkandung di dalamnya.

Situasi yang aman dan kondusif akan tercipta manakala setiap warga negara mampu menerapakannya dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karenanya, penting untuk memberikan pendidikan pancasila sejak dini.

Resapi Nilai-Nilai Pancasila

sila pancasila

sila pancasila (materi4belajar.blogspot.com)

Nilai-nilai pancasila dapat dijabarkan dengan cara menarik benang merah dari bunyi kalimat pada setiap sila. Untuk memahami lebih dalam tentang makna yang terkandung di dalamnya, dibutuhkan edukasi dan komunikasi yang aktif kepada setiap orang.

Ulasan singkat di bawah ini akan menjelaskan secara detail tentang nilai-nilai pancasila serta penerapannya dengan tujuan agar bisa diindahkan. Tentu saja, kamu harus mengetahui dulu apa itu pancasila?

Sila Pertama Pancasila

lambang sila pertama pancasila

lambang sila pertama pancasila

Sila pertama pancasila yang berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa” memiliki nilai ketuhanan. Secara garis besar, makna sila pertama yaitu setiap rakyat Indonesia diberikan kebebasan untuk menganut agama yang dipercaya.

Masyarakat juga diberikan keleluasaan untuk melakukan ritual ibadah masing-masing.

Secara rinci, nilai-nilai yang terkandung pada sila pertama ini antara lain:

  • Menjadi sebuah keyakinan bahwa keberadaan Tuhan itu wujud (ada) dengan segala sifat-sifat kesempurnaan-Nya.
  • Harus memiliki sikap taqwa dengan melakukan segala yang diperintahkan dan menjauhi segala larangan sesuai aturan pada masing-masing agama yang dianut.
  • Saling menghormati kepada setiap individu yang memiliki perbedaan agama.
  • Adanya kebebasan dalam menjalankan ritual ibadah masing-masing agama.

Adapun contoh penerapan dari nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari antara lain:

  • Selalu menjalankan perintah agama dengan taat dalam segala keadaan.
  • Bersikap sabar dan tabah atas ujian yang sedang menimpa. serta memasrahkan diri kepada Tuhan atas ikhtiar yang sudah dilakukan.
  • Tidak boleh memaksa orang lain untuk masuk ke dalam agama atau kepercayaan yang kita anut. Justru harus menghargai dan toleransi terutama pada saat penganut agama lain sedang melakukan ritual ibadah mereka.
  • Sebagai makhluk ciptaan Tuhan, hendaknya saling mengasihi sesama makhluk hidup. Hal ini dapat diterapkan dengan merawat tanaman, tidak menyakiti hewan, dan menjaga kelestarian lingkungan.

Sila Kedua Pancasila

lambang sila kedua pancasila

lambang sila kedua pancasila (dosenppkn.com)

Sila kedua pancasila yang berbunyi “Kemanusiaan yang adil dan beradab” memiliki nilai-nilai yang bersifat kemanusiaan. Makna dari sila yang memiliki nilai kemanusiaan ini adalah setiap warga negara harus diperlakukan dengan adil sesuai harkat dan martabat.

Manusia memiliki kedudukan dan derajat yang sama. Mereka juga memiliki hak dan kewajiban yang harus dipenuhi satu sama lain.

Secara rinci, nilai-nilai yang terkandung pada sila kedua ini antara lain:

  • Harus diakui bahwa manusia merupakan makhluk sosial ciptaan Tuhan yang memiliki derajat yang sejajar.
  • Wajib menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dengan memperlakukan orang lain secara adil dan beradab. Begitupun sebaliknya, orang lain pasti akan memperlakukan dengan hal yang sama.
  • Setiap individu memiliki sikap toleransi, tenggang rasa, serta solidaritas yang tinggi terhadap individu lainnya.

Adapun contoh penerapan dari nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari antara lain:

  • Menjadi manusia yang beradab dengan tidak bertindak semena-mena terhadap orang lain. Justru harus saling mengasihi dan menghormati.
  • Harus memiliki keberanian dalam membela kebenaran serta keadilan saat terjadi gejolak di tengah-tengah masyarakat.
  • Mengakui bahwa setiap orang memiliki kedudukan yang setara dalam hak serta kewajibannya sehingga tidak memandang sebelah mata pada orang lain.

Sila Ketiga Pancasila

lambang sila ketiga pancasila

lambang sila ketiga pancasila (dosenppkn.com)

Sila ketiga pancasila yang berbunyi “Persatuan Indonesia” memiliki nilai-nilai persatuan. Sila ketiga ini merupakan wujud dari sebuah tekad yang kuat dan utuh karena memiliki tujuan yang satu. Terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan bukti konkret tentang diterapkannya nilai persatuan.

Secara rinci, nilai-nilai yang terkandung pada sila ketiga ini antara lain:

  • Mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan sendiri terutama yang menyangkut keselamatan serta kesatuan NKRI.
  • Memiliki rasa cinta tanah air sehingga berani berkorban demi menjaga keutuhan negara.
  • Mengakui pluralitas budaya dan suku bangsa yang ada di Indonesia. Hal ini akan mendorong terciptanya persatuan dan kesatuan Republik indonesia.

Adapun contoh penerapan dari nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari antara lain:

  • Rasa cinta tanah air diwujudkan dengan bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan kekayaan sumber daya yang dimiliki.
  • Menjaga kesatuan dan keutuhan bangsa dengan tidak membeda-bedakan manusia dari ras, suku, agama, maupun warna kulitnya.

Sila Keempat Pancasila

lambang sila keempat pancasila

lambang sila keempat pancasila (dosenppkn)

Sila keempat pancasila berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan”.

Nilai kerakyatan terkandung dalam sila keempat ini. Suatu keputusan harus dilakukan secara musyawarah agar ditemukan kata mufakat. Segala sesuatu di ranah pemerintahan berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan juga untuk rakyat.

Secara rinci, nilai-nilai yang terkandung pada sila keempat ini antara lain:

  • Dalam mengambil suatu keputusan harus menggunakan asas kekeluargaan. Melakukan musyawarah dan diskusi bersama untuk mencapai kesepakatan.
  • Setiap individu memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk menyampaikan pendapat. Oleh karenanya, dilarang keras untuk memaksakan kehendak pribadi.
  • Kedaulatan suatu negara berada di tangan rakyatnya.

Adapun contoh penerapan dari nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari antara lain:

  • Mengikuti pemilihan umum (pemilu) yang jujur dan adil, baik ketika memilih lembaga eksekutif maupun legislatif.
  • Melakukan penyuluhan pada masyarakat agar tidak golput.
  • Menghormati setiap keputusan yang telah disepakati bersama dalam suatu forum diskusi.

Sila Kelima Pancasila

lambang sila kelima pancasila

lambang sila kelima pancasila (wkipedia)

Sila kelima pancasila berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Terdapat nilai keadilan pada sila yang kelima ini. Untuk menjadi warga negara yang baik, kita harus dapat menyeimbangkan antara hak dan kewajiban.

Secara rinci, nilai-nilai yang terkandung pada sila kelima ini antara lain:

  • Setiap individu memiliki kedudukan yang sama di mata hukum.
  • Tidak pernah membeda-bedakan seseorang berdasarkan status sosial, derajat, maupun golongan.
  • Berlaku adil serta bijak dalam menghadapi segala situasi.

Adapun contoh penerapan dari nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari antara lain:

  • Bersikap adil terhadap setiap orang seperti membantu orang lain ketika dimintai pertolongan. Bentuk pertolongan di sini harus disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki.
  • Menghargai sebuah hasil karya orang lain juga menjadi satu bentuk bahwa kita bersikap adil terhadap mereka.
  • Aktif pada setiap kegiatan sosial yang diselenggarakan.

Nilai-nilai pancasila akan menciptakan masyarakat yang kuat dan kokoh ketika mampu menerapkannya dalam kehidupan.

Kondisi bangsa yang adil, makmur, sentausa, serta aman akan mudah direalisasikan. Keutuhan NKRI sebagai harga mati mustahil terjajah bangsa asing untuk kesekian kalinya manakala tetap berpedoman pada pancasila selaku dasar negara.

Cari Artikel di Sini