Definisi Umum Al-Quran

Pengertian Al-Qur’an menurut bahasa adalah bacaan atau sesuatu yang dibaca secara berulang. Sedangkan menurut terminologi, Al-Qur’an artinya firman Allah SWT yang diturunkan hanya kepada Nabi Muhammad SAW sebagai sebuah mukjizat untuk kemudian disampaikan dengan jalan mutawattir dengan perantaraan malaikat Jibril. Sedangkan menurut syariat Islam, membaca Al-Qur’an dinilai sebagai salah satu ibadah kepada Allah SWT.

Baca Juga: pengertian hadits

Al-Qur’an menurut seorang ahli bernama Muhammad Ali ash-Shabuni adalah firman Allah SWT yang tidak ada tandingannya, firman Allah SWT ini diturunkan kepada Nabi Muhammad yang disampaikan melalui perantara yaitu malaikat Jibril AS, lalu kemudian ditulis kepada para mushafnya untuk disampaikan kepada umatnya dengan jalan mutawattir dimana membaca dan mempelajari isi Al-Qur’an adalah termasuk salah satu ibadah kepada Allah SWT. Al-Qur’an sendiri diawali dengan bacaan Surah Al-Fatihah dan diakhiri dengan Surah An-Naas yang termasuk surat makkiyah.

Fungsi Al-qur’an

Fungsi Quran untuk Umat Islam

Fungsi Quran untuk Umat Islam (Egypt Independent)

Keberadaan Al-Qur’an sebagai mukjizat Nabi Muhammad SAW sekaligus sebagai firman Allah SWT tentunya mempunyai beberapa fungsi. Adapun beberapa fungsi dari Al-Qur’an adalah :

1. Petunjuk Bagi Manusia

Terkait hal ini dijelaskan dalam Surah Al-Baqarah 2 : 185 dan Surah Al-Fusilat 41 : 44 yang menyatakan bahwa Al-Qur’an diturunkan kepada manusia sebagai petunjuk bagi umat manusia.

2. Sumber Pokok Dari Ajaran Agama Islam

Hal ini telah diyakini dan juga diakui kebenarannya oleh hukum Islam. Ajaran dalam Al-qur’an juga meliputi persoalan tentang kemanusiaan secara umum seperti halnya mengenai ibadah, hukum, ekonomi, poleksosbud, serta ilmu pengetahuan dan juga seni.

3. Peringatan dan Pelajaran Bagi Manusia

Dalam Al-Qur’an juga banyak diterangkan mengenai kisah para Nabi dan umat terdahulu baik itu umat yang melaksanakan perintah Allah SWT maupun umat yang menentang dan bahkan mengingkari ajaran Allah SWT. Kisah tersebut diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi kita sehingga kita dapat mengambil hikmah dari berbagai kisah yang tercantum dalam Al-qur’an tersebut.

4. Mukjizat Nabi Muhammad SAW

Turunnya Al-Qur’an merupakan mukjizat yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW selain mukjizat lainnya. Al-Qur’an merupakan wahyu Allah yang fungsinya sebagai pedoman hidup setiap umat Muslim dan sebagai korektor serta penyempurna dari kitab-kitab Allah SWT yang telah diturunkan sebelumnya, bahkan Al-qur’an juga mempunyai nilai abadi karena selamanya tidak dapat diubah.

Baca Juga: pengertian agama islam

Selain itu, ada banyak sekali ayat-ayat dalam Al-Qur’an yang mengandung ilmu pengetahuan dan memberikan keyakinan bahwa Al-Qur’an benar benar merupakan firman Allah SWT. Tidak mungkin Al-qur’an adalah ciptaan manusia, apalagi ciptaan Nabi Muhammad SAW sendiri.

Nama-nama Al-qur’an

Penyebutan nama Al-Qur’an bukanlah satu satunya nama yang diberikan oleh Allah SWT terhadap kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW tersebut.

Menurut seorang ahli bernama As-Suyug, Al-Qur’an mempunyai 55 nama, dan bahkan dalam Ensiklopedia Islam untuk Pelajar disebutkan ada setidaknya 78 nama bagi kitab suci Al-Qur’an. Beberapa nama Al-Qur’an tersebut yang paling populer dan paling banyak digunakan di masyarakat adalah :

1. Al-Qur’an

Merupakan nama yang paling populer dan juga paling sering digunakan dalam kitab suci terkahir yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW ini. Al-Qur’an berarti bacaan atau sesuatu yang dibaca. Salah satu ayat Al-Qur’an yang menyebutkan nama ini adalah Surah Al-Baqarah : 185.

2. Al-Kitab

Al Kitab Nama Lain Quran

Al Kitab Nama Lain Quran (whyislam.org)

Al-Qur’an juga seringkali disebut sebagai Kitabullah yang artinya Kitab Suci Allah SWT dan dapat juga diartikan sebagai sesuatu yang ditulis. Ayat Al-Qur’an yang menyebutkan nama ini adalah Surah Al-Baqarah : 2 dan Surah Ali’imran : 3.

3. Al-Furqan

Al-Furqan berarti pembeda yang mempunyai maksud bahwa mukjizat Nabi Muhammad SAW ini merupakan suatu pembeda bagi mana yang haq dan mana yang bathil atau mana yang baik dan mana yang buruk. Nama Al-Furqan sebagai salah satu nama Al-Qur’an termaktub dalam Surah Al-Furqan : 1.

4. Al-Zikr

Al-Zikr artinya adalah pemberi peringatan dimana Al-Qur’an dapat memberikan peringatan kepada manusia. Adapun ayat dalam Al-Qur’an yang mengandung nama ini terdapat dalam Surah Al-Hijr : 9.

Baca Juga: pengertian agama

5. At-Tanzil

Sedangkan At-Tanzil artinya yang diturunkan, maksudnya adalah Al-Qur’an ini diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara yaitu Malaikat Jibril AS untuk disampaikan kepada umat manusia secara mutawattir. At-Tanzil sebagai nama lain dari Al-Qur’an ini disebutkan dalam Surah Asy-Syu’ara : 192.

Kedudukan Al-qur’an Sebagai Sumber Hukum Islam

Al-Qur’an dalam Islam dijadikan sumber hukum umat Islam. Al-Qur’an merupakan sumber hukum dari semua hukum yang ada di bumi sebagaimana firman Allah yang tercantum dalam Surah An-Nisa’ ayat 59, yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah RasulNya, dan ulil amri diantara kamu.

Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (Sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya”.

Dari ayat yang telah disebutkan tadi, telah tercantum dengan jelas bahwa Al-Qur’an mempunyai kedudukan sebagai sumber hukum Islam yang paling utama dan dapat pula dijadikan pedoman hidup serta petunjuk bagi seluruh umat manusia. Al-Qur’an sebagai sumber hukum ini sudah tidak diragukan lagi kebenarannya. Apabila seorang muslim berpegang teguh pada Al-Qur’an, niscaya dia tidak akan tersesat selama-lamanya.

Struktur Al-Qur’an

Al-Qur’an terdiri dari 114 surah, 30 juz, dan 6236 ayat menurut riwayat dari Hafsh, 6262 ayat menurut riwayat dari Ad-Dur, ataupun sebanyak 6214 ayat menurut riwayat dari Warsy. Al-Qur’an sendiri juga terbagi menjadi 30 bagian yang dikenal dengan nama juz. Surah dalam Al-Qur’an terdiri dari sejumlah ayat mulai dari surah-surah pendek hingga yang panjang.

Baca Juga: pengertian akhlak

Lafadz Bismillahirrahmanirrahiim merupakan ciri dari pembuka seluruh Surah di Al-Qur’an selain Surah At-Taubah. Menurut tempat diturunkannya, surah-surah dalam Al-Qur’an terbagi menjadi dua golongan, yaitu Surah Makkiyah dan Surah Madaniyah.

Pembagian ini didasarkan atas tempat dan waktu diperkirakan terjadinya penurunan surah maupun ayat tertentu. Surah yang turun sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah digolongkan sebagai Surah Makkiyah, dan bagi surah yang turun setelah Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah, tergolong menjadi surah madaniyah.

Adab Terhadap Al-Qur’an

wudhu adab membaca Quran

wudhu adab membaca Quran (dream)

Terdapat dua pendapat mengenai hukum menyentuh Al-quran. Adab ini berkaitan dengan kondisi atau keadaan seseorang yang sedang nifas, junub, dan haid (bagi perempuan).

Menurut pendapat pertama, jika seseorang sedang mengalami kondisi tersebut baik itu junub, haid, ataupun nifas, maka tidak boleh menyentuh Al-Qur’an sebelum bersuci terlebih dulu.

Baca Juga: pengertian zakat

Sedangkan pendapat kedua mengatakan bahwa, jika seseorang sedang mengalami ketiga kondisi yang telah disebutkan diatas baik itu junub, haid, ataupun nifas, maka tetap boleh dan sah bagi orang yang bersangkutan untuk menyentuh kitab suci Al-Qur’an karena tidak ada dalil yang mengaturnya.

Originally posted 2017-12-17 10:00:01.