Contoh Proposal Kegiatan Bakti Sosial

Contoh proposal kegiatan bakti sosial sebenarnya sangat beragam jenisnya, mulai dari kegiatan bakti sosial di sekolah, masyarakat dan sebagainya.

Membuat proposal merupakan hal yang wajib dilakukan sebelum menyelenggarakan sebuah kegiatan atau event. Dimana proposal kegiatan biasanya ditulis oleh pihak penyelenggara event, untuk mengajukan keinginan dalam melaksanakan kegiatan atau event tersebut.

Jadi sebagai seorang panitia kegiatan, kamu harus mengetahui cara penulisan proposal yang baik. Mulai dari tata cara hingga urutan penulisan proposal kegiatan yang benar.

Selanjutnya proposal kegiatan akan diserahkan kepada penanggung jawab kegiatan tersebut baik kepada sekolah, rektor, kepala perusahaan dan sebagainya. Agar kamu tidak salah dalam menulis proposal sebaiknya simak contoh dan struktur lengkapnya berikut ini.

Judul Contoh Proposal Kegiatan Bakti Sosial

“Proposal Kegiatan Bakti Sosial SMA Negeri 1 Trenggalek”

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sebagai generasi muda yang peduli dengan bangsa, kegiatan bakti sosial ini akan menjadi sebuah agenda baik. Seperti yang diketahui Indonesia merupakan negara dengan banyak daerah yang rawan bencana, tentunya kegiatan bakti sosial ini sangat diperlukan.

Oleh karena itu, terdapat inisiatif tersendiri untuk menggelar kegiatan bakti sosial untuk daerah-daerah yang terkena bencana.

Rencananya kegiatan ini diadakan secara rutin dan berkala, ketika ada bencana yang mendadak. Maupun tidak ada kejadian yang bersifat insidental seperti musibah. Sehingga kegiatan bakti sosial ini akan diganti disalurkan kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan lainnya.

B. Tujuan Kegiatan

Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan bakti sosial SMA 1 Trenggalek ini sebagai berikut:

  1. Ikut peduli dengan kesusahan orang lain
  2. Melatih rasa simpati dan empati kepada orang lain
  3. Meringankan beban orang lain yang terkena musibah
  4. Pembelajaran sedekah untuk para siswa
  5. Meningkatkan kerja sama antara siswa di sekolah

BAB II ISI PROPOSAL

A. Tema

Kegiatan ini mengangkat tema “Dengan Bakti Sosial, Ayo Tingkatkan Kepedulian Terhadap Sesama”.

Dengan tema ini diharapkan semua siswa dan siswi SMA Negeri 1 Trenggalek dapat terinspirasi. Untuk selalu membuat waktunya lebih bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Khususnya untuk orang lain yang sedang mengalami musibah seperti bencana alam.

B. Target Kegiatan Bakti Sosial

Adapun target kegiatan yang akan dilaksanakan ini adalah:

  1. Bakti sosial korban banjir di Kecamatan Karangsoko.

C. Tim Bakti Sosial

Dalam kegiatan ini terdapat beberapa tim bakti sosial yang akan terjun langsung ke lokasi bencana. Yaitu semua anggota OSIS, MPK dan dibantu oleh setiap perwakilan kelas SMA Negeri 1 Trenggalek dari kelas 1 hingga 3.

D. Peralatan yang Dibutuhkan

Kegiatan bakti sosial ini juga membutuhkan beberapa peralatan diantaranya logistik sumbangan bakti sosial. Selain itu ada transportasi untuk logistik, plastik kresek dan ransel.

E. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Adapun waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan Bakti Sosial SMA Negeri 1 Trenggalek yaitu:

  • Bakti Sosial di Kecamatan Pogalan
  • Hari/ Tanggal : Rabu, 31 Maret 2019
  • Waktu : Pukul 08.00 WIB – 10.00 WIB
  • Tempat : Kantor Balai Desa Ngetal

BAB III TEKNIS KEGIATAN BAKTI SOSIAL

Dalam kegiatan bakti sosial ini terdapat beberapa teknis yang harus diperhatikan, yaitu pengumpulan logistik sumbangan.

Kemudian pemetaan alur dan pembagian tugas bakti sosial, serta pengkondisian lokasi bakti sosial. Setelah itu tim logistik langsung meluncur ke lokasi yang sudah dibagi dan langsung melakukan pembagian bantuan sosial.

BAB IV SUSUNAN KEPANITIAAN

  • Pelindung : Edi Sosilo
  • Pengarah : Nuswantoro
  • Ketua Panitia : M. Yasin
  • Sekretaris : Abdul Yusuf
  • Bendahara : Sulistiowati

BAB V ANGGARAN DANA

Dalam kegiatan Bakti Sosial kali ini, adapun beberapa anggaran yang didapat maupun yang dikeluarkan agar kegiatan ini berjalan dengan baik yaitu.

A. Sumber Dana

Kegiatan ini diperoleh dana dari:

  • Kas Osis SMAN 1 Trenggalek: Rp1.000.000
  • Partisipasi siswa: Rp2.000.000
  • Partisipasi guru: Rp1.000.000
  • Total: Rp4.000.000

B. Biaya Pengeluaran

  • Transportasi dan sopir: Rp1.000.000
  • Biaya Penata panggung: Rp500.000
  • Konsumsi: Rp1.000.000
  • Spanduk: Rp500.000
  • Lain-lain: Rp1.000.000
  • Total: Rp4.000.000

BAB VI PENUTUP

Demikian proposal dibuat, kami harapkan dukungan dan partisipasi dari Bapak/Ibu berupa kerja sama dalam kegiatan ini.

Semoga acara ini dapat terlaksana sebagaimana yang diharapkan. Dan sekiranya acara dan kegiatan yang kami gelar dapat memberikan manfaat kepada Bapak/Ibu sebagai sponsor kami. Atas perhatian dan kerja sama, kami ucapkan terima kasih.

Trenggalek, 23 oktober 2019
Panitia kegiatan perkemahan akhir tahun

Ketua Panitia

ttd

M. Yasin

Ketua Osis SMAN 1 Trenggalek


ttd

Adi Wibowo

Mengetahui,

Kepala Sekolah SMAN 1 Trenggalek

ttd

Bambang Hadianto, M.Pd.

Umumnya proposal merupakan sebuah program atau rencana kegiatan yang bersifat usulan. Dimana usulan ini dapat berbentuk tulisan untuk melakukan kegiatan yang ditujukan kepada beberapa pihak yang memiliki hubungan dengan kegiatan bakti sosial.

Apabila kamu masih belum mengetahui unsur-unsur dan cara membuat proposal kegiatan bakti sosial yang benar, sebaiknya cari referensi dulu. Langsung saja simak contoh proposal kegiatan bakti sosial yang lengkap sesuai dengan unsur-unsurnya.

Download Contoh Proposal Kegiatan Bakti Sosial

Download DOC | Download PDF

Unsur-unsur Proposal Kegiatan Bakti Sosial

Sebelum membuat proposal kegiatan bakti sosial, sebaiknya ketahui terlebih dahulu beberapa unsur proposal kegiatan.

Dimana proposal yang baik secara umum harus memenuhi unsur-unsurnya, agar mudah dipahami oleh para pembaca. Untuk itu, kamu wajib tahu unsur proposal di bawah ini.

1. Nama Kegiatan atau Judul

Untuk unsur pertama dalam pembuatan proposal kegiatan yaitu menentukan judul atau nama kegiatan. Dimana nama kegiatan acara yang dilaksanakan harus tertulis dalam bentuk judul proposal.

2. Latar Belakang

Unsur kedua pembuatan proposal adalah latar belakang masalahnya. Dimana dalam unsur ini kamu dapat mengemukakan kesenjangan antara harapan dan kenyataan pembuatan proposal ini. Baik itu kesenjangan teori maupun kesenjangan praktis yang akan melatarbelakangi masalah ini.

3. Tujuan Kegiatan

Unsur ketiga dalam pembuatan proposal adalah tujuan kegiatan. Penyusunan proposal harus merumuskan tujuan sedemikian rupa, agar mudah dicapai dinilai dan dirasakan para pembaca proposal kegiatan ini. Maka dari itu tujuan kegiatan proposal ini harus dijelaskan, agar lebih terlihat jelas manfaat kegiatan ini.

4. Tema

Unsur keempat proposal kegiatan yaitu menentukan tema yang jelas. Seperti yang sudah diketahui, tema merupakan hal paling mendasari sebuah kegiatan. Supaya proposal mudah dipahami pembaca kamu harus menentukan tema yang benar-benar sesuai dengan kegiatan ini.

5. Sasaran atau peserta

Untuk unsur kelima pembuatan proposal kegiatan adalah mengetahui sasaran atau peserta kegiatan. Dalam penyusunan proposal kamu harus menetapkan secara tegas peserta yang akan dilibatkan pada kegiatan ini.

6. Tempat dan Waktu Kegiatan

Selanjutnya unsur keenam proposal kegiatan bakti sosial yaitu menentukan tempat dan waktu kegiatan tersebut. Perlu kamu ketahui dalam pembuatan proposal menuliskan tempat dan waktu kegiatan merupakan hal yang diwajibkan. Dimana proposal harus tertulis secara jelas kapan dan dimana kegiatan akan dilaksanakan.

7. Kepanitiaan

Unsur ketujuh yang wajib kamu cantumkan dalam pembuatan proposal adalah kepanitiaannya. Pastinya suatu kegiatan memiliki susunan panitia untuk mengkoordinir kegiatan tersebut. Maka susunan panitia harus dicantumkan dalam proposal dan wajib ditulis secara rinci.

8. Rencana Anggaran Kegiatan

Untuk unsur kedelapan yang wajib kamu ketahui dalam penyusunan proposal adalah rencana anggaran kegiatan. Penulis proposal harus menyusun anggaran biaya yang logis dan realistis. Dengan memperhatikan keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran dalam melakukan kegiatan tersebut.

9. Penutup

Unsur proposal yang terakhir adalah bagian penutup. Dalam menyusun proposal sangat disarankan isinya diatur secara urut sesuai dengan ketentuan dan beberapa unsur tersebut. Hal ini bertujuan agar proposal lebih mudah dibaca dan dipahami.

10. Sumber Dana Kegiatan Bakti Sosial

Setelah mengetahui beberapa unsur mengenai penyusunan proposal kegiatan bakti sosial pada ulasan sebelumnya. Mungkin kamu masih bingung mencari sumber dana atau donatur kegiatan bakti sosial tersebut.

Sebenarnya mencari sumber dana untuk melakukan berbagai kegiatan dapat dikatakan gampang-gampang susah. Umumnya sumber dana kegiatan bakti sosial bisa kamu dapatkan dari berbagai sponsor. Selain itu swadaya sumbangan masyarakat sekitar, kas panitia dan sebagainya.

11. Susunan Acara Kegiatan Bakti Sosial

Dalam penyusunan proposal kegiatan bakti sosial kamu juga harus mengetahui beberapa susunan acara kegiatan tersebut. Khusus untuk kamu para pemula dalam menyusun acara kegiatan bakti sosial di dalam proposal, sebaiknya lakukan persiapan tempat terlebih dahulu.

Kemudian, kumpulkan seluruh anak panti dan menjemputnya di asrama. Lakukan ice breaking dan perkenalan, selanjutnya fun game serta makan siang. Setelah itu shalat dhuhur berjamaah dan dilanjutkan nonton bareng, kemudian penutupan dengan memberikan sumbangan pada saat sayonara.

Itulah informasi mengenai contoh proposal kegiatan bakti sosial dan struktur penyusunannya yang benar. Semoga ulasan tersebut bermanfaat dan dapat membantu kamu para pemula dalam melakukan penyusunan proposal.

Leave a Comment