Definisi Umum Narkoba

Pengertian narkoba adalah obat atau zat yang berasal dari tumbuhan dengan tambahan zat kimia lainnya baik yang sintesis ataupun semi sintesis yang telah menyebabkan perubahan atau penurunan kesadaran.

Narkoba atau sering disebut narkotika dapat menghilangkan rasa nyeri dan mampu menimbulkan ketergantungan bagi para penggunanya.

Mengenai obat-obatan yang dapat menimbulkan ketergantungan ini juga diatur dalam Undang-undang di Indonesia seperti Undang-undang No. 35 tahun 2009, Undang-undnag No. 5 tahun 1997 dan beberapa undang-undang lainnya.

Pengertian Narkoba Menurut Ahli

Definisi Narkoba ada berbagai macam. Meskipun ada beberapa macam pendapat, namun penjelasan mengenai narkoba tidak beda jauh. Inti definisi dari narkoba yaitu merupakan suatu zat atau obat yang mampu menghilangkan rasa sakit, menimbulkan halusinasi, dan khayalan. Dampak dari penggunaan narkoba ini pun mampu membuat sang pemakai menjadi ketergantungan.

1. Ghoodse

Ada beberapa definisi narkoba menurut para ahli. Narkoba menurut Ghoodse pada tahun 2002 adalah zak kimia yang dibutuhkan untuk merawat kesehatan dalam tubuh kita.

Ketika narkoba masuk kedalam tubuh, maka akan terjadi beberapa perubahan fungsi didalam tubuh. Jika pernah mengkonsumsi narkoba, kemudian berhenti, maka yang terjadi adalah akan terjadinya gangguan secara fisik dan psikis pada orang tersebut.

Baca juga : Pengertian Kebugaran Jasmani, Prinsip, Faktor-Faktor dan Manfaatnya

2. Jackobus

Pengertian narkoba menurut Jackobus pada tahun 2005 adalah obat atau zat yang berasal dari bukan tanaman maupun bukan tanaman, baik semi sintesis atau sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran. Selain itu, narkoba juga bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa nyeri dan bisa menimbulkan ketergantungan.

3. Seordjono Dirjosisworo

Seordjono Dirjosisworo juga berpendapat bahwa narkoba merupakan zat yang dapat menimbulkan pengaruh atau perubahan tertentu bagi orang yang telah mengkonsumsinya. Pengaruh yang bisa dialami bisa bermacam-macam.

Misalnya dapat mengalami pembiusan, menghilangkan rasa sakit, memberikan rangsangan semangat, berhalusinasia atau bahkan bisa menimbulkan khayalan-khayalan tertentu.

Pengaruh-pengaruh tersebut telah ditemukan di dunia medis. Medis menggunakan zat tersebut untuk pengobatan dan kepentingan manusia seperti menghilangkan rasa sakit ketika operasi, pembedahan dan lain-lain.

Sejarah Singkat Narkoba

Pengertian narkoba sangat beraneka ragam. Tetapi dari makna narkoba tetaplah sama. Yaitu zat atau obat-obatan yang bisa membuat ketegantungan dan berkhayal tinggi bagi pemakainya. Obat-obatan tersebut terbuat dari tanaman atau bukan tanaman dan sintesis serta semi sintesis.

Awal adanya narkoba yaitu di Samaria pada tahun 2000 SM yang dikenal dengan opium atau candu. Bunga opium tumbuh subur di dataran tinggi yang ketinggiannya mencapai 500 m diata permukaan laut. Penyebaran bunga opium ke arah Cina, India dan beberapa wialayah asia lainnya. Pertumbuhan bunga opium di Cina sangat subur dalam penyebarannya.

Pada tahun 1806 dokter yang bernama Friedrich Wilhelim sertuner menemukan campuran bunga candu dengan amoniak. Campuran ini dinamakan morphhin yang namanya diambil dari nama dewa mimpi dari Yunani bernama Morphius.

Baca juga : Pengertian Sejarah, Ruang Lingkup, Unsur-Unsur, Ciri-Ciri Dan Fungsi

Kemudian pada tahun 1856, ketika perang saudara di Amerika Serikat, morphin menjadi semakin terkenal. Awalnya Morphin digunakan untuk penghilang rasa sakit yang diderita ketika terluka di medan perang. Namun banyak tentara yang ketagihan mengkonsumsi mophin.

Pada tahun 1874, Alder Wright yang merupakan ahli kimia London merebus cairan morpin dengan asam anhidrat. Adam ini merupakan cairan ama yang ada pada jamur. Campuran kedua ini diuji cobakan pada seekor anjing.

Hasilnya anjing tersebut langsung tiarap, mengantuk, ketakutan dan muntah-muntah. Pada tahun 1898, campuran tersebut diproduksi dengan nama Heroin sebgai obat penghilang rasa sakit.

Di akhir tahun 1970-an, pusat penyebaran candu dunia berada di daerah Golden Triangle yang memproduksi 700ribu tin setiap tahunnya.  Tingkat tekanan hidup manusia yang tinggi  dan teknologi yang semakin maju memberikan dampak yang cukup tinggi. Tekonologi yang semakin maju membuat campuran-campuran morphin menjadi semakin mudah dibentuk obat-obatan.

Tokoh-Tokoh Perkembangan Narkoba

Dalam pembuatan narkoba ini ada beberapa tokoh yang ikut berperan dalam menciptakan atau menghasilkan narkoba dengan berbagai jenis bahan. Tahun 1806 yang bernama Friedcich Wihelim Sertuner merupakan dokter dari westphalia yang menemukan modifikasi candu peertama kali. Ada juga Alder Wright (1874) dari London dan masih ada beberapa tokoh lain pencetus narkoba.

Jenis-Jenis Narkoba

Arti kata narkoba menurut pakar kesehatan yaitu psikotropika yang biasa digunakan untuk mengurangi rasa sakit pasien ketika akan dioperasi dengan cara membiusnya. Narkoba juga diartikan sebagai beberapa obat-obatan untuk penyakit tertentu. Narkoba yang merupakan salah satu obat atau zat yang bisa membuat ketergantungan ini terdiri dari beberapa macam, yaitu:

Narkotika

Narkotika terdiri dari 3 golongan yaitu

  1. Narkotika gol 1
    Narkotika golongan 1 memiliki kandungan bahaya yang paling besar. Daya adiktif yang terdapat di narkotika ini sangat besar. Misalnya kokain, morfin, gnja, opium, heroin.
  2. Narkotika gol 2
    Narkotika mengandung daya adiktif kuat. Kandungan ini bersifat positif dan digunakan untuk pengobatan dan penelitian. Misalnya betametadol, benzein dan petidin
  3. Narkotika gol 3
    Narkotika golongan 3 memilki daya adiktof yang rendah atau ringan. Narkotika ini juga bermanfaat sebagai pengobatan dan penlitian. Perbedaan antara keduanya hanya pada kandungan adiktifnya. Contoh dari Narkotika golongan ini yaitu kodein dan keturunannya.

Kelebihan Narkoba

Bagi para pemakai atau yang mengonsumsi narkoba, ada beberapa keuntungannya, yaitu:

  1. Ganja
    Sebelum ganja disalahgunakan, tanaman ganja digunakan untuk membuat kantung. Karena serat dari ganja sangat kuat. Selain itu, biji ganja bisa digunakan untuk bahan pembuat minyak
  2. Kokain
    Daun tanaman yang bernama Erythroxylon coca biasanya dikunyah untuk menghasilkan efek stimulan. Efek yang ditimbulkan yaitu mampu meningkatkan daya tahan dan stamina serta mampu mengurangi lelah yang dirasakan.
  3. Opioid
    Opium atau sering disebut opioid selama bertahun-tahun digunakan untuk penghilang rasa sakit dan mampu mencegah batuk dan diare.

Kekurangan dan Bahaya Narkoba

Meskipun ada kelebihan dari penggunaannya, narkoba juga memilki kekurangan yang lebih banyak lagi, yaitu:

  1. Terjadinya perubahan sikap, kepribadianm dan perangai bagi para pemakainya.
  2. Membuat para pemakai kurang disiplin, nilai-nilai pelajaran dan sering membolos.
  3. Pemakai mudah tersinggung dan marah
  4. Pemakai suka mecuri agar is amembeli narkoba
  5. Tidak memperdulikan kesehatan diri sendiri.

Contoh-Contoh Narkoba

1. Candu

Candu merupakan getah tanaman papaver somniferum yang bisa diambil dengan cara menggores atau menyadap buah yang akan matang. Getah dari papaver yang berwana putih tersebut dinamakan Lates. Kemudian Lates dibiarkan hingga berwarna coklat kehitaman hingga mirip seperti aspal lunak.

Baca juga : Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM), Macam, Pelanggaran, Lengkap

Nah, candu biasanya dikemas dengan berbagai macam cap, seperti ular, burung elang, bola dunia, cap anjing, tengkorak, cap 999. Candu mengandung berbagai macam zat-zat yang masih aktih. Namun sering dipersalahgunakan untuk dikonsumsi.

2. Morfin

Morfin meripakan hasil olahan opium atau candu mentah. Bentuk dari morfin yaitu seperti tepun halus yang berwana putih. Morfin juga bisa adalam bentuk cair yang berwarna. Rasa dari morfin sendiri sangat pahit. Cara pemakainnya bisa dengan dihisap atau disuntikkan kedalam tubuh.

3. Heroin

Heroin memiliki kekuatan dua kali lebih kuat dibandingkan morfin. Heroin dimanfaatkan untuk pasien yang mengidap penyakit kanker terminal.

Efek analgesik dan euforik yang ada di heroin sangat baik untuk pengidap kanker. Namun di Indonesia, heroin disalahkangunakan banyak orang. Kandungan yang ada di Heroin mampu membuat kantuk yang sangat dan perubahan mood yang tidak menentu.

Demikian sedikit penjelasan mengenai pengertian narkoba yang perlu anda ketahui. Jika tidak sakit, sebaiknya tidak perlu mengkonsumsi narkoba. Karena narkoba bisa menggangu psikis anda.

Originally posted 2018-08-05 04:06:25.