Definisi Umum Energi

Pengertian energi dalam fisika atau ilmu alam adalah suatu kemampuan untuk melakukan suatu kerja atau usaha. Bisa dikatakan juga bahwa energi adalah bagian dari suatu benda, namun tidak terikat kepada benda tersebut. Ciri pasti dari energi adalah tidak dapat dimusnahkan dan tidak dapat dibuat. Meski demikian energi dapat diubah kedalam bentuk lain.

Secara umum banyak pula yang menyebut energi sebagai tenaga. Hal ini tentu bisa diterima karena pada faktanya dalam kehidupan sehari-hari manusia selalu melakukan sesuatu apapun dengan tenaga. Adapun satuan energi menurut Satuan Internasional (SI) adalah joule. Sedangkan secara umum, masih banyak yang membuat satuan energi seperti kWh, kalori, dan erg.

Energi Menurut KBBI

Selain pengertian diatas, definisi energi juga dibuat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dimana  energi didefiniskan sebagai daya atau kekuatan yang diperlukan untuk melakukan berbagai proses kegiatan. Energi merupakan bagian dari suatu benda tetapi tidak terikat pada benda tersebut. Energi bersifat fleksible artinya dapat berpindah dan berubah.

Meskipun dapat berubah bentuk, berdasarkan hukum kekelan energi yang menyatakan bahwa jumlah energi dari sebuah sistem tertutup itu tidak berubah/ ia akan tetap sama ataupun total energi pada sebuah sistem hanya berubah jika energi berpindah masuk atau keluar dari sistem telah jelas menerangkan bahwa energi memang tidak bisa dimusnahkan dan juga dibentuk.

Definisi energi Menurut Ahli

Meskipun pengertian energi sudah diketahui secara umum, para ahli juga telah memberikn sumbangan pemikirannya untuk mendefinisikan apa itu energi. Berikut adalah beberapa ahli dan pendapatnya masing-masing terkait apa itu energi

1. Arif Alfatah dan Muji Lestari

Energi menurut arif dan muji adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia supaya dapat melakukan suatu pekerjaan bisnis, karena pada kenyataannya, usaha yang dilakukan selalu nampak perubahan.

2. Campbell, Reece, dan Mitchell

Mereka berpendapat bahwa energi ialah sebuah kemampuan untuk mengatur ulang materi. Ataupun secara singkatnya energi adalah kapasitas/ kemampuan untuk melakukan suatu pekerjaan.

3. Alvin Hadivvono

Mengatakan bahwa energi adalah sesuatu yang bergerak, dan juga mempunyai hubungan dengan ruang dan waktu.

4. Robert L. Wolke

Definisi energi menurut robert merupakan kemampuan untuk membuat sesuatu terjadi.

5. Pardiyono

Makna energi menurut Pardiyono adalah bentuk kekuatan yang dihasilkan atau diperoleh dari suatu benda.

6. Sumantoro

Arti energi menurut Sumantoro adalah kemampuan untuk melakukan sebuah pekerjaan yang sifatnya memindahkan / mendorong sebuah benda ataupun objek.

7. Aip Saripudin

Berpendapat bahwa energi adalah kemampuan untuk melakukan urusan atau bisnis.

Sejarah Tentang Energi

Untuk lebih memahami apa itu energisecara lebih mendalam dan memperluas wawasan mengenai energi, maka perlu dibaha sejarah tentang energi. Arti Kata Energi berasal dari bahasa Yunani Kuno. Kata ini pertama kali muncul dalam karya Aristoteles di abad ke-4 Sebelum Masehi. Pada penghujung abad ke 17, adanya usulan ide bahasa latin yaitu vis viva  atau gaya hidup oleh Gottfried Leibniz akhirnya mendefinisikannya dengan perkalian antara massa objek dengan kuadrat kecepatannya.

Dalam hal inilah dipercaya bahwa hasil totalnya adalah kekal. Kemudian agar bisa memperhitungkan perlambatan akibat gesekan, Leibniz membuat sebuah teori bahwa energi termal terdiri dari gerak acak dari bagian pembentuk zat, walau pada akhirnya hal ini membutuhkan waktu lebih dari 100 tahun untuk bisa diterima khalayak umum.

Selanjutnya, di tahun 1807, Thomas Young dimungkinkan sebagai  orang pertama yang memilih untuk menggunakan istilah “energi” dibandingkan vis viva. Setelah itu, semakin banyak ahli yang kemudian menjelaskan hal mengenai energi, termasuk diantarnya Gustave-Gaspard Coriolisyang menjelaskan mengenai “energi kinetik” di tahun 1829, disusul oleh William Rankine yang memunculkan istilah “energi potensial” di tahun 1853.

Sedangkan untuk hukum kekekalan energi pertama kali dipostulatkan di awal abad ke-19, dan kemudian berlaku pada semua sistem terisolasi. Adanya pengembangan inilah yang kemudian memunculkan teori kekekalan energi, dirumuskan secara formal oleh William Thomson (Lord Kelvin) di dalam termodinamika.

Sejarah Penggunaan Energi

Selain sejarah lahirnya hukum-hukum energi yang sudah dikenal dan tentunya bisa membuat kita lebih memahami makna energi, dari dulu sampai saat ini, sisi lain sejarah energi adalah penggunaannya. Pada mula sejarahnya, manusia bisa memperdayakan sumber daya alam, yaitu air. Sumber energi ini kemudian digunakan untuk membantu pengalihan dan pertukangan.

Selanjutnya, hal ini terus berkembang sampai pada mula abad ke-13 ada bentuk energi baru tidak lain adalah batubara yang kemudian  memperbanhyak spektrum macam-macam energi yang bisa dimanfaatkan manusia saat itu.

Meskipun saat itu pemanfaatannya masih sebatas memanaskan ataupun memasak. Kemudian pada abad ke-18 ditemukanlah mesin uap yang menggunakan sumber energi batubara.

Penemuan inilah yang kemduian memberi semangat revolusi industri Eropa yang dimulai oleh Inggris. Saat itu pula, energi digunakan secara besar-besaran. Energi pun semakin berkembang setelah awal abad ke-19 ditemukan bentuk energi lain yaitu minyak bumi, yang digunakan dalam bidang penerangan dan pemanasan.

Setelah itu, bentuk energi yang berbeda dari sebelumnya yaitu listrik sekunder yang pada awalnya menggunakan batubara sebagai bahan bakar utama sebagai pembangkitnya. Tidak sampai disitu saja, pada abad ke-20 muncullah pembangkit tenaga listrik yang dilengkapi dengan unit-unit termis yang menggunakan minyak bumi, gas bumi dan batubara.

Satuan Energi dalam Fisika

Menurut ilmu pengetahuan, energi mempunyai satuan yaitu joule, atau satuan lainnya yaitu KWh. Dalam bidang ilmu pengetahuan yang lain, konversi energi mempunyai ketetapan yaitu 1 kalori sama dengan 4,2 joule dan 1 joule sama dengan 1 watt.

Bentuk-Bentuk Energi di Bumi

Energi mempunyai bermacam macam bentuk. Ada teori yang mengemukakan bahwa energi tidak bisa hilang atau di musnahkan, akan tetapi energi tersebut bisa berubah bentuknya. Teori tersebut disebut dengan hukum kekekalan energi. Berikut ini adalah jenis-jenis energi yang sering digunakan untuk ilmu pengetahuan :

1. Energi kimia

Energi kimia adalah energi yang sangat dibutuhkan oleh manusia maupun makhluk hidup lainnya karena energi tersebut berbentuk kimiawi dan energi tersebut dapat disimpan lebih lama. Energi kimia dpat tersimpan di dalam makanan yang sering di konsumsi oleh makhluk hidup.

Di dalam metabolisme makhluk hidup, makanan tersebut merupakan salah satu yang terbesar yang berbentuk energi kimia dan sangat berguna untuk kelangsungan hidup makhluk hidup terutama manusia. Selain makhluk hidup, energi kimia juga dibutuhkan oleh teknologi yang kita pakai. Misalnya adalah kendaraan seperti motor atau mobil kita. motor atau mobil kita memerlukan energi kimia yaitu bensin agar bisa kita gunakan untuk membantu kegiatan sehari hari kita.

2. Energi panas

Energi panas adalah energi yang dapat berubah menjadi kalor. Energi panas muncul karena terjadinya perubahan dalam bentuk energi. Contohnya adalah perubahan bentuk dari reaksi energi kimiawi matahari yang bisa mengakibatkan munculnya panas dan juga api yang bisa pindah melalui radiasi.

3. Energi bunyi

Energi bunyi merupakan bentuk terjadinya perubahan energi. Energi bunyi bisa dihasilkan dari tumbukan atai tabrakan dari suatu peristiwa dengan adanya penghantar misalnya udara maupun benda lainnya yang bisa menyalurkan bunyi.

4. Energi listrik

Energi listrik adalah energi yang sangat banyak digunakan dan juga sangat penting bagi manusia di dunia ini. Energi dapat muncul karena adanya perbedaan muatan antara dua titik penghantar. Energi listrik dapat dihasilkan dari berbagai pembangkit tenaga listrik.

Energi listrik dapat diperoleh dengan perubahan sumber energi lainnya seperti panas, angin, cahaya, bahan bakar fosil melalui proses kimiawi dan juga air. Energi tersebut kemudian dikonversikan menjadi suatu bentuk energi listrik yang melalui proses perputaran turbin yang disebut dinamo yang bisa menghasilkan medan listrik.

Energi listrik dari cahaya bisa diperoleh dari adanya reaksi fotovoltaik di permukaan pembangkit sehingga dapat mengakibatkan terjadinya perbedaan muatan sehingga menghasilkan energi listrik

5. Energi gerak

Energi gerak merupakan salah satu dari bentuk energi yang dasar. Energi gerak timbul pada zat yang bergerak dan juga pada benda. Gerakan pada zat yang bergerak merupakan sebuah energi. Hal tersebut sama dengan perubahan energi air yang berguna untuk memutarkan baling baling pada turbin yang bisa menghasilkan tenaga listrik.

6. Energi nuklir

Energi nuklir adalah energi yang berada di dalam setiap zat atau setiap mater yang tersusun dari atom atom dan juga material penyusun zat atom lainnya antara lain neutron, elektron dan proton. Energi nuklir dapat dikatakan sebagai energi kimia, akan tetapi sifatnya lebih spesifik lagi dan juga lebih membutuhkan usaha dalam menggunakannya.

Energi nuklir dapat menghasilkan energi yang cukup besar dengan menggunakan massa yang sedikit saja. Hal tersebut sesuai dengan rumus energi nuklir yaitu E= mc2. Di negara yang maju, banyak yang memanfaatkan energi nuklir untuk menghasilkan energi listrik karena hanya menggunakan massa yang lebih sedikit dibandingkan yang lainnya.

Cari Artikel di Sini